Jokowi Makin Bersemangat Karena Didukung Purnawirawan TNI - Polri

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah purnawirawan menyampaikan deklarasi secara simbolis untuk mendukung pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin dihadapan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo di JI Expo,Kemayoran Jakarta, Ahad, 10 Februari 2019. Deklarasi dibacakan oleh Laksamana (Purnawirawan) Arief Koeshariadi yang merupakan mantan KASAL periode 1996 - 1998. ANTARA/Wahyu Putro A/nz.

    Sejumlah purnawirawan menyampaikan deklarasi secara simbolis untuk mendukung pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin dihadapan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo di JI Expo,Kemayoran Jakarta, Ahad, 10 Februari 2019. Deklarasi dibacakan oleh Laksamana (Purnawirawan) Arief Koeshariadi yang merupakan mantan KASAL periode 1996 - 1998. ANTARA/Wahyu Putro A/nz.

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi menghadiri acara deklarasi dukungan dari purnawirawan TNI-Polri, yang tergabung dalam jejaring komunitas CAKRA19. Jokowi mengaku merasa tersanjung dengan adanya dukungan yang sebagian merupakan para mantan petinggi TNI-Polri itu.

    Baca: Jokowi: Saya akan Pertaruhkan Jabatan dan Reputasi untuk Negara

    "Ini adalah dukungan yang memberikan semangat pada kami berdua, untuk bekerja lebih baik lagi," kata Jokowi saat memberi sambutan, di acara yang digelar di Jakarta International Expo, Jakarta Pusat, Ahad 10 Februari 2019.

    Sekitar seribuan purnawirawan tampak hadir dengan seragam putih kompak. Seragam itu bertuliskan dukungan terhadap pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin, di Pemilihan Presiden 2019.

    Sejumlah purnawirawan TNI-Polri yang saat ini dalam dalam kabinet kerja Jokowi, seperti Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM Wiranto, juga Kepala Kantor Staf Kepresidenen Moeldoko.

    Sebelum Jokowi hadir, Luhut sempat memberikan presentasi kinerja pemerintahan selama empat tahun terakhir. Mulai dari infrastruktur, ekonomi, hingga terkait keamanan negara.

    Ia menegaskan selama ini pemerintah telah bekerja keras untuk memajukan Indonesia. Ia menjamin karena berada dalam pemerintahan dan ikut terlibat di dalam pengambilan keputusannya. "Tak mungkin kami mengkhianati sumpah yang kami ambil saat kita jadi perwira," kata Luhut.

    Deklarasi itu dibacakan oleh Laksamana (Purnawirawan) Arief Koeshariadi yang merupakan mantan KASAL periode 1996 - 1998. Bersama Arief, nampak ikut di atas panggung adalah eks Wakil Panglima TNI Jenderal (purnawirawan) Fachrul Razi, hingga eks Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal (purnawirawan) Subagyo Hadi Siswoyo.

    Dari Polri, diikuti oleh tiga mantan Kapolri yakni Jenderal (purnawirawan) Dai Bachtiar, Jenderal (purnawirawan) Rusman Hadi, dan Jenderal (purnawirawan) Surojo Bimantoro.

    Simak juga: Survei Internal, Kubu Prabowo: Elektabilitas Nyaris Salip Jokowi

    Dalam deklarasi itu, Arief membacakan bahwa purnawirawan TNI-Polri mendukung sosok pimpinan tauladan bersih, jujur, kerja nyata, merakyat, dan  memiliki komitmen kuat untuk membangun rakyat Indonesia. "Sosok ini tercermin pada bapak Ir Joko Widodo (Jokowi) yang sudah terbukti selama empat tahun memimpin RI yang kita cintai bersama," kata Arief.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Depresi Atas Gagal Nyaleg

    Dalam pemilu 2019, menang atau kalah adalah hal yang lumrah. Tetapi, banyak caleg yang sekarang mengalami depresi karena kegagalannya.