Perjalanan Abdul Somad ke Habib Luthfi, Mbah Moen, dan Gus Solah

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Abdul Somad saat bersilaturahmi dengan Mbah Moen. Instagram/ustadzabdulsomad

    Abdul Somad saat bersilaturahmi dengan Mbah Moen. Instagram/ustadzabdulsomad

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendakwah Abdul Somad melakukan perjalanan silaturahmi ke beberapa ulama di Jawa Tengah yaitu Habib Luthfi bin Yahya, KH Maimoen Zubair, dan KH Sholahudin Wahid.

    Abdul Somad mengunggah pertemuan-pertemuan itu di akun instagram resminya. Dalam pertemuan dengan Habib Luthfi, Abdul Somad mengatakan kunjungannya untuk bersilaturahmi dengan ulama itu di Semarang.

    Baca juga: LSI Denny JA: Imbauan Ustad Abdul Somad Paling Didengar Pemilih

    Somad kemudian mengutip kata-kata dari Habib Luthfi. "Pohon itu, kalau sudah berbuah, akan ada kalong, ada semut, ada hama, itu baru pohon. Kalau cuma berbunga, belum pohon besar," tulis Abdul Somad dalam keterangan foto di akun Instagramnya.

    Menanggapi pernyataan Habib Luthfi itu, Somad mengatakan bahwa kalimat dari Habib Luthfi penuh makna. "Kata beliau, lautan itu luas. Ada perhu Qadiriyah yang dibawa Syaikh Abdul Qadir Al-Julani, ada perahu Naqsyahbandiyah, tapi lautannya tetap La-ilaha-illallah," tulis Abdul Somad.

    Abdul Somad saat bersilaturahmi dengan Habib Luthfi bin Yahya. Instagram/ustadzabdulsomad

    Abdul Somad mengatakan Habib Luthfi juga berpesan agar dirinya tetap menjadi benteng Ahlussunah Waljamaah.

    Dari Habib Luthfi, Abdul Somad kemudian sowan ke KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen pendiri Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Dalam foto yang ada di akun Instagramnya, Abdul Somad tampak memberi salam kepada Kiai Maimoen.

    Pertemuan yang terjadi di rumah Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin, menurut Abdul Somad untuk meminta nasihat tentang cara membaca hikmah di balik takdir. "Ketetapan Allah itu indah memohon doa dan barokah," tulis Somad.

    Baca juga: Soal Vaksin MR, Abdul Somad: Pilih Babi atau Mati?

    Menurut Gus Yasin, tak ada pembicaraan politik antara Abdul Somad dengan Kiai Maimoen. Gus Yasin menjelaskan tidak ada perbincangan politik praktis dalam pertemuan tersebut, kecuali politik kebangsaan dan keorganisasian karena pertemuan itu murni sebagai salah satu perjalanan spiritual Abdul Somad yang semakin dekat dengan Nahdlatul Ulama.

    Abdul Somad saat bersilaturahmi dengan Gus Solah. Instagram/ustadzabdulsomad

    Dalam perjalanan itu, Abdul Somad juga bertemu dengan KH Solahudin Wahid. "Dalam perjalanan ini diizinkan Allah menginjakkan kaki ke pesantren Tebu Ireng, silaturahim dengan Keluarga Gus Solah dan pesantren," kata Somad.

    Abdul Somad juga menuliskan pesan dari Gus Solah. "Lihat titik persamaan, jangan perbesar perbedaan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.