Ahok Bergabung ke PDIP, PA 212: Cocok

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias BTP (kedua kanan) bersama para kader PDIP saat berkunjung ke kantor DPD PDIP Provinsi Bali, Denpasar, Bali, Jumat, 8 Fberuari 2019. Ahok juga terlihat mengenakan jaket merah dengan angka 3 yang merupakan nomor urut PDIP di Pemilu 2019.  ANTARA

    Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias BTP (kedua kanan) bersama para kader PDIP saat berkunjung ke kantor DPD PDIP Provinsi Bali, Denpasar, Bali, Jumat, 8 Fberuari 2019. Ahok juga terlihat mengenakan jaket merah dengan angka 3 yang merupakan nomor urut PDIP di Pemilu 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin, memberi tanggapan atas bergabungnya Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok ke PDI Perjuangan. Menurut dia, Ahok memiliki hak untuk bergabung dengan partai politik pilihannya.

    Baca: Ahok Jadi Kader PDIP Dua Hari Setelah Keluar Penjara

    "Sebagai warga negara Indonesia, BTP berhak untuk memilih dan dipilih, dan menyampaikan aspirasi politik pada partai," kata Novel, Jumat, 8 Februari 2019.

    Novel mengatakan, BTP cocok bergabung dengan PDI Perjuangan. Sebab ia menilai partai berlambang kepala banteng itu tidak pro dengan aspirasi ulama dan umat Islam. "Justru cocok kalau BTP bergabung di sana, akan semakin terasah karakter BTP-nya," ujar Novel.

    Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menyatakan Ahok telah resmi menjadi kader partainya. "Ahok sudah punya KTA (kartu tanda anggota). Jadi secara administratif sudah tak ada soal," ujar Hendrawan.

    Hendrawan mengatakan, masuknya Ahok ke partai akan semakin menguatkan dukungan partai dan juga suara pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf. "Ahok punya basis massa banyak, yakni Ahokers," ujar dia.

    Penegasan serupa disampaikan Ima Mahdiah, mantan staf Ahok yang saat ini menjadi calon legislator dari PDI Perjuangan. "Benar," ujar dia saat dikonfirmasi.

    Baca: Basuki Tjahaja Purnama akan Punya Acara Talkshow di TV

    Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menyebut Basuki Tjahaja Purnama sudah lama berkeinginan bergabung demgam PDIP. "Dia berkehendak, ya saya bilang boleh. PDIP kan partai terbuka, jadi siapapun boleh masuk asalkan tetap setia ke Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan konstitusi," ujar Djarot, Januari lalu.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.