Bupati Bekasi Segera Disidangkan dalam Kasus Meikarta

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, seusai menjalani pemeriksaan setelah terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di gedung KPK, Jakarta, Senin, 22 Oktober 2018. Neneng Hasanah Yasin diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji terkait dengan pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. TEMPO/Imam Sukamto

    Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, seusai menjalani pemeriksaan setelah terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di gedung KPK, Jakarta, Senin, 22 Oktober 2018. Neneng Hasanah Yasin diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji terkait dengan pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin dan empat pejabat dinas Kabupaten Bekasi akan segera disidangkan dalam kasus dugaan suap proyek Meikarta. Komisi Pemberantasan Korupsi hari telah melimpahkan berkas dan tersangka ke tahap penuntutan.

    Baca: Jadi Saksi di Sidang Meikarta, James Riady Dicecar Soal Ini

    "Sore ini dilakukan pelimpahan barang bukti dan tersangka untuk 5 orang tersangka," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat, 8 Februari 2019.

    Empat pejabat dinas Kabupaten yang akan akan disidangkan adalah Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati, dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi.

    Febri menuturkan sidang akan dilaksanakan di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat. Dia mengatakan dalam proses penyidikan KPK telah memeriksa 22 saksi dari unsur Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Anggota DPRD Bekasi, pegawai negeri sipil di Kabupaten Bekasi dan swasta.

    Baca: Suap Meikarta, KPK Sebut Bukti Keterlibatan Korporasi Terbuka

    Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan KPK pada 14 Oktober 2018. KPK menetapkan sembilan orang sebagai tersangka, yakni Neneng dan empat bawahannya serta empat orang pegawai Lippo Group, salah satunya bekas petinggi konglomerasi itu, Billy Sindoro. KPK menyangka Billy menyuap Neneng cs untuk memuluskan terbitnya perizinan untuk megaproyek di kawasan Bekasi itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?