Tiga Tersangka Pungli Sertifikat Tanah di Wonogiri Ditahan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menyampaikan arahan kepada masyarakat penerima Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Rabu, 19 Desember 2018. Presiden menyerahkan  sertifikat secara simbolis kepada 12 orang. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi menyampaikan arahan kepada masyarakat penerima Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Rabu, 19 Desember 2018. Presiden menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada 12 orang. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Wonogiri - Tiga orang ditahan dalam kasus dugaan pungutan liar sertifikat tanah di Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri, Jawa Tengah. Tiga orang tersebut berstatus PNS.

    Mereka ditahan di Rutan Kelas II B Wonogiri sejak Rabu, 6 Februari 2019. Penahanan ketiga tersangka ini dilakukan setelah kasusnya dinyatakan P21 dan berkasnya dilimpahkan oleh Polres Wonogiri ke Kejaksaan Negeri Wonogiri.

    Baca: Jelang Pilkades Serentak, Aparat Polsek Jaten Gerilya Sambangi Calon-calon...

    Tiga tersangka adalah Joko Prihartanto (49 tahun) dan Widodo (52), serta Nur Kholis (47), yang saat itu masing-masing menjabat sebagai camat dan sekretaris camat serta staf di Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri.

    Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati dan Kasat Reskrim AKP Aditya Mulya Ramadhani, melalui Kepala Urusan Subag Humas Polres Aipda Iwan Sumarsono menyatakan, bersama tiga tersangka disertakan pula barang bukti berupa daftar nominatif pemohon pensertifikatan massal dari 11 desa dengan jumlah pemohon sebanyak 2.411 orang, satu buku laporan akhir program nasional (Prona) tahun 2016 Badan Pertanahan Nasional Wonogiri, Surat Keputusan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil ketiga tersangka, SK pengangkatan Camat dan Sekcam Tirtomoyo.

    “Berikut buku catatan penggunaan uang, buku register PPATS (Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara), tabel plotting penggunaan uang pungli, dan uang tunai pengembalian dari 11 Kepala Desa berikut perangkat desa sebanyak Rp 361.734.000,” kata dia.

    Kronologis kejadiannya, bermula ketika ada pelaksanaan pensertifikatan tanah secara massal melalui Prona Tahun 2016 di Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri. Berkaitan ini, polisi mendapatkan informasi bahwa dalam pelayanan pensertifikatan tanah secara massal melalui Prona tersebut, diwarnai adanya Pungli kepada para pemohon.

    Menyikapi ini, pada tanggal 3 Januari 2017 dilakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan, menemukan kebenaran adanya pungli terhadap 2.411 orang pemohon sertifikat tanah, yang besarnya masing-masing Rp 750 ribu per pemohon.

    JOGLOSEMARNEWS.COM | TERAS.ID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Konsumsi Daging Secara Global, Australia Paling Banyak

    Menurut Data Food and Agriculture Organization of the United Nation, rata-rata orang Australia mengkonsumsi 116 kg daging selama setahun.