Satgas Anti Mafia Sepak Bola Serahkan 6 Berkas Tersangka ke Jaksa

Reporter

Satgas Anti Mafia Bola bersiap melakukan penggeledahan di kantor PT Liga Indonesia di kawasan Rasuna Said, Jakarta, Jumat, 1 Februari 2019. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Satuan Tugas atau Satgas Anti Mafia Sepak Bola Polri menyerahkan berkas perkara lima tersangka kasus kecurangan pengaturan skor dalam pertandingan sepak bola ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) hari ini, 8 Februari 2019. "Ada lima berkas perkara dari enam tersangka yang siap dikirim ke jaksa penuntut umum hari ini," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Syahar Diantono saat dikonfirmasi, Jumat, 8 Februari 2019.

Enam tersangka itu anggota Komisi Eksekutif PSSI Johar Lin Eng, Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, pemilik klub PSMP Mojokerto Vigit Waluyo, koordinator wasit berinisial ML, bekas Komisi Wasit Priyanto alias Mbah Pri dan anaknya Anik, dan Wasit Nurul Safarid. 

Baca: Satgas Antimafia Sepak Bola Tetapkan 11 ...

Berkas perkara untuk Priyanto dan Anik digabungkan.  "Anaknya yang kelola uang masuk yang diterima ayahnya," ucap Syahar. Sedangkan empat tersangka lainnya diberkas masing-masing sehingga total berkas yang dikirimkan menjadi lima.

Para tersangka yang diserahkan berkasnya itu sebagian dari 11 tersangka yang ditangani Satgas Anti Mafia Sepak Bola. Sepuluh di antaranya terkait laga Persibara melawan Persikabpas Pasuruan, sedangkan satu tersangka dengan pertandingan PSMP Mojokerto melawan Aceh United. Tersangka lainnya masih sedang tahap pemberkasan.

Baca: Satgas Antimafia Bola Polri Tangkap Anggota Komdis PSSI

Para tersangka dibidik dengan pasal penipuan, penggelapan, suap, serta pencucian uang.






Waspada Penipuan Lowongan Kerja Tokopedia Menyebar via WhatsApp

9 jam lalu

Waspada Penipuan Lowongan Kerja Tokopedia Menyebar via WhatsApp

Informasi lowongan kerja Tokopedia beredar melalui pesan WhatsApp.


Ratusan Ribu Data Konsumen Toyota T-Connect Berpotensi Bocor

10 jam lalu

Ratusan Ribu Data Konsumen Toyota T-Connect Berpotensi Bocor

Toyota mengatakan 296.019 alamat email dan nomor pelanggan yang menggunakan T-Connect berpotensi bocor.


Begini Modus Penipuan Berkedok Tilang Elektronik

18 jam lalu

Begini Modus Penipuan Berkedok Tilang Elektronik

Modus penipuan berkedok denda tilang elektronik yang saat ini terjadi menggunakan pesan Whats app agar korban membayar melalui rekening bank.


Waspada, Perampasan Motor dengan Modus Pepet dan Tukar Kunci Terjadi di Tangerang

21 jam lalu

Waspada, Perampasan Motor dengan Modus Pepet dan Tukar Kunci Terjadi di Tangerang

Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang meringkus dua pelaku perampasan motor dengan modus memepet dan menukar kunci motor.


Jaksa Minta Ibu dan Istri Doni Salmanan Dihadirkan di Persidangan

1 hari lalu

Jaksa Minta Ibu dan Istri Doni Salmanan Dihadirkan di Persidangan

Doni Salmanan mengatakan ibunya bukan menghindari persidangan, melainkan karena dalam kondisi kesehatan yang terganggu.


Pengacara Sebut Korban Binomo Puas dengan Tuntutan Indra Kenz

1 hari lalu

Pengacara Sebut Korban Binomo Puas dengan Tuntutan Indra Kenz

Jaksa menuntut Indra Kenz dihukum 15 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.


Serupa Tapi Tak Sama, Waspadai Link Palsu Dengan Tampilan BCA

2 hari lalu

Serupa Tapi Tak Sama, Waspadai Link Palsu Dengan Tampilan BCA

Akses BCA mobile menggunakan aplikasi resmi, bukan melalui link mencurigakan. Jangan sembarang klik link mencurigakan dan selalu jaga kerahasiaan data pribadi perbankan.


Dipukuli dan Diancam Dibunuh Ayahnya, Komedian Park Soo Hong Dilarikan ke RS

3 hari lalu

Dipukuli dan Diancam Dibunuh Ayahnya, Komedian Park Soo Hong Dilarikan ke RS

Park Soo Hong dipindahkan ke ruang gawat darurat rumah sakit terdekat setelah pingsan karena stres berat dan syok usai diserang ayahnya sendiri.


Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

3 hari lalu

Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

KPK membuka penyidikan baru kasus suap pengadaan armada pesawat Airbus di PT Garuda Indonesia tahun 2010-2015.


Anggota DPRD Bantul Yang Ditangkap Polisi Diduga Berkaitan Jasa Makelar CPNS

4 hari lalu

Anggota DPRD Bantul Yang Ditangkap Polisi Diduga Berkaitan Jasa Makelar CPNS

Anggota DPRD yang juga menjabat Ketua Komisi D itu ditangkap paksa Polda DIY sejak Jumat, 30 September 2022.