Ganjar Minta Kepala Daerah Antisipasi Teror Pembakaran Mobil

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo FX Rudi Hadyatmo usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, 17 Desember 2018. Tempo/Friski Riana

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo FX Rudi Hadyatmo usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, 17 Desember 2018. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan kepala daerah di 35 kabupaten/kota di daerah itu untuk waspada dan mengantisipasi teror pembakaran mobil dan motor yang meresahkan masyarakat belakangan ini. "Hidupkan lagi poskamling, pasang CCTV dan portal-portal untuk menghalangi pelaku melakukan terornya," kata Ganjar seusai menggelar pertemuan dengan Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi di Puri Gedeh, Kamis malam, 7 Februari 2019.

    Ganjar mengimbau agar masyarakat tetap tenang karena jajaran Polda Jateng dan Kapolda, Pangdam dan instansi terkait sudah berjalan dengan cara, instrumen dan kewenangannya masing-masing. Masyarakat diminta meningkatkan kesadaran mengamankan daerah masing-masing karena jajaran aparat penegak hukum tidak akan berhasil jika tidak mendapat dukungan masyarakat.

    Baca: Ganjar: Pelaku Teror Pembakaran Mobil di Jawa ...
     
    Ganjar enggan berspekulasi dan memutuskan terlalu dini saat ditanya mengenai kemungkinan apakah teror pembakaran mobil ini berkaitan dengan tahun politik. "Jika terungkap satu saja, akan terungkap semuanya."

    Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono mengatakan kasus teror pembakaran mobil dan motor, yang terakhir terjadi di Kabupaten Grobogan itu bermotif yang sama dengan teror yang terjadi di beberapa kota lain di Jateng. Kepolisian membentuk tim khusus yang beranggotakan Polda Jateng, polres-polres, TNI, dan tim dari Mabes Polri untuk mengungkap kasus ini.

    Baca: 21 Kasus Teror Pembakaran Mobil Terjadi di ...

    Polisi melakukan razia di jalanan, memeriksa lokasi terjadinya perkara dan penguatan tim. “Sebanyak 1.200 personel yang kami terjunkan khusus untuk mengungkap kasus ini," ujar Condro.

    Pangdam Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi mengerahkan jajarannya untuk membantu upaya pengamanan wilayah menghadapi teror pembakaran mobil ini. "Di masing-masing kelurahan dan desa, kami tambah jumlah Babinsa agar masyarakat semakin tenang dan menghindari aksi serupa.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.