Ganjar: Pelaku Teror Pembakaran Mobil di Jawa Tengah Terlatih

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo FX Rudi Hadyatmo usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, 17 Desember 2018. Tempo/Friski Riana

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo FX Rudi Hadyatmo usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, 17 Desember 2018. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut pelaku teror pembakaran mobil dan motor yang terjadi di sejumlah daerah di Jawa Tengah dilakukan oleh orang yang terlatih.

    Baca: 21 Kasus Teror Pembakaran Mobil Terjadi di Wilayah Jawa Tengah

    "Kalau kami melihat motifnya sampai hari ini belum ada yang tahu, pola yang dilakukan oleh peneror cenderung acak dan tidak meninggalkan apapun. Saya menduga orangnya ini cukup terlatih," kata Ganjar di Semarang, Rabu, 6 Februari 2019.

    Politikus PDI Perjuangan itu meminta aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus teror pembakaran mobil dengan menangkap pelakunya sehingga diketahui motifnya.

    Berkaitan dengan langkah yang dilakukan oleh Pemprov Jateng, Ganjar menyebutkan pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk dengan pemerintahan kabupaten/kota untuk menggiatkan kembali siskamling oleh masyarakat.

    "Koordinasi kami dengan Forkopimda dan kabupaten/kota, sama dengan yang dilakukan Kapolrestabes Semarang. Kami juga akan giatkan lagi pengamanan di kampung-kampung. Jika warga melihat ada orang mencurigakan segera foto dan laporkan, kita jaga keamanan bersama-sama," ujarnya.

    Baca: Ganjar: Deklarasi Kepala Daerah Dukung Jokowi Tak Langgar Aturan

    Ganjar memperingatkan kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab agar jangan sekali-kali mengganggu keamanan dan ketertiban di Jateng, apalagi menjelang Pilpres 2019. "Saya peringatkan, jangan ganggu Jawa Tengah, jangan ganggu Indonesia, apalagi menjelang masyarakat merayakan pesta demokrasi," ucapnya, menegaskan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.