Tarik Ulur RUU Permusikan

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Penyanyi Glenn Fredly bersama musisi Anang Hermansyah yang juga anggota DPR RI Komisi X saat diskusi kisruh Rancangan Undang Undang (RUU) Permusikan bersama kalangan musisi di Cilandak Town Square, Jakarta 04 Februari 2019. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang atau RUU Permusikan terus mengalir. RUU ini dinilai musisi bukan jalan keluar untuk kesejahteraan mereka, malah mengekang kreativitas dengan adanya pasal karet dalam draft rancangan itu.

Baca juga: RUU Permusikan Tuai Polemik, Pembahasannya Sampai di Mana?

RUU Permusikan sebenarnya bukan hal baru. Sejak 2015, gagasan untuk mengatur tentang musik telah muncul pasca sejumlah musikus atas nama Kami Musik Indonesia (KAMI) menyambangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat.

Diinisiasi oleh anggota Komisi X Anang Hermansyah yang juga merupakan seorang musisi, rapat dengar pendapat saat itu membahas tentang penerapan UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta yang dinilai belum berjalan secara utuh.

Ditemui di rumahnya di kawasan Tangerang Selatan, Anang mengatakan saat itu para musisi berharap banyak pada tata kelola perbaikan musik hanya dengan merevisi UU nomor 28 tahun 2014 saja. Padahal ia menilai untuk memperbaiki tata kelola ini, dibutuhkan aturan baru yang khusus membahas terkait musik.

"Saat itu kami sepakat, tak kuat landasan UU Hak Cipta ini untuk menggiring industri musik Indonesia yang pertumbuhannya didera berbagai masalah," kata Anang, Selasa, 5 Februari 2019.

Meski begitu, membutuhkan waktu dua tahun, hingga pada 2017 KAMI kembali datang ke DPR untuk mengajukan adanya regulasi di bidang musik. Setahun kemudian, naskah akademik dibuat. Anang mengatakan materi naskah akademik itu berasal dari kajian timnya dan juga merujuk pada 12 butir rencana aksi bidang musik, yang disepakati dalam Konferensi Musik Indonesia pertama di Ambon.

Draf naskah akademik ini belakangan dikritik keras karena menggunakan sumber dari blog seorang anak Sekolah Menengah Kejuruan. Anang berkilah dengan menyebut draf naskah akademik memang masih sangat kasar dan menggunakan sumber relevan seluas mungkin. "Mungkin saat itu dipikir ide dari sumber itu bagus juga. Nanti kan akan dibahas lagi (draf ini)," kata Anang.

Pada April 2018, sejumlah musisi kembali menyambangi DPR untuk menanyakan progres regulasi ini. Pada 15 Agustus 2018, draf RUU permusikan yang saat ini ramai dibicarakan terbit. Tak lama berselang, di sidang paripurna DPR 31 Oktober 2018, RUU Permusikan resmi masuk dalam daftar Prolegnas Prioritas Tahun 2019.

Di awal tahun ini, musikus yang diinisasi oleh KAMI kembali menemui Ketua DPR Bambang Soesatyo untuk membahas lanjutan dari RUU tersebut. RUU ini kembali menjadi perbincangan setelah sejumlah musikus melontarkan kritikan keras pada isi draf RUU itu.

Ada 53 orang musisi menyatakan menolak RUU Permusikan karena dinilai dapat menghambat dan membatasi proses kreasi mereka. Para musisi indie yang menyatakan penolakan itu, antara lain, Mondo Gascaro, Danilla Riyadi, Agustinus Panji Mardika, Jason Ranti, Cholil Mahmud, dan lain-lain.

19 pasal RUU Permusikan dipermasalahkan. Mulai dari redaksional atau bunyi pasal, ketidakjelasan mengenai siapa dan apa yang diatur, hingga persoalan mendasar atas jaminan kebebasan berekspresi dalam bermusik. Selain itu, aturan adanya sertifikasi dan uji kompetensi bagi musisi yang diterakan dalam RUU juga dinilai memberatkan.

"Tujuan RUU ini jelas banget berpihaknya kemana, yang mau dipadamkan jelas kebebasan berekspresi, berkarya, dan berbudaya serta manfaat ekonomi yang bisa dihasilkan dari situ oleh individu-individu," kata Mondo Gascoro.

Menanggapi hal ini, Anang kembali mengatakan draf memang masih berpotensi besar mengalami perubahan. Karenanya, ia mengatakan akan berkeliling untuk menemui musisi untuk mensosialisasikan RUU ini dan meminta saran serta masukan. "Semua aku minta memberikan masukan. Nanti aku akan lebih banyak berdiskusi dengan mereka," kata Anang.

Di Komisi X sendiri pembahasan terkait RUU ini belum berjalan. Anggota Komisi X dari Partai Keadilan Sejahtera Ledia Hanifa mengatakan pertemuan terakhir adalah audiensi KAMI. Isinya hanya membahas harapan para musisi secara umum saja. "Baru sampai tahap itu, belum pembahasan draf dan lain-lain," kata Ledia lewat pesan elektronik.

Baca juga: Empat Poin Kritik RUU Permusikan dari Koalisi Nasional

Meski telah masuk Prolegnas Prioritas, namun penyelesaian RUU Permusikan dipertanyakan karena menjelang memasuki pergantian periode anggota DPR. Apalagi Anang yang menjadi inisiator RUU ini dipastikan tak akan kembali mencalonkan diri sebagai anggota dewan periode 2019-2024.

Menanggapi hal ini, Anang masih percaya diri RUU ini akan diteruskan oleh musisi lain yang menjadi anggota dewan nanti. Apalagi sejumlah musikus seperti Giring Ganesha dari band Nidji hingga Ifan dari band Seventeen juga mencalonkan diri. "Aku juga pasti akan tetap berjuang meski gak di parlemen. Akan tetap ke daerah untuk mencari masukan," kata Anang.

ANTARA






Token Kripto Asix Milik Anang Hermansyah Belum Masuk Daftar Aset Kripto, Ini Alasannya

40 hari lalu

Token Kripto Asix Milik Anang Hermansyah Belum Masuk Daftar Aset Kripto, Ini Alasannya

Token kripto Asix milik Anang itu tidak termasuk bagian dari 300 pendaftar yang lanjut ke tahap analytical hierarchy process (AHP).


Khawatir Diperlakukan Serupa, Aurel Hermansyah Mau Ameena Sekolah di Luar Negeri

41 hari lalu

Khawatir Diperlakukan Serupa, Aurel Hermansyah Mau Ameena Sekolah di Luar Negeri

Aurel Hermansyah merasa sangat terganggu sering diledek oleh teman-teman di sekolah dulu karena kedua orang tuanya adalah figur publik terkenal.


Tekad dan Perjuangan Arsy Hermansyah hingga Raih 14 Penghargaan WCOPA di Amerika

54 hari lalu

Tekad dan Perjuangan Arsy Hermansyah hingga Raih 14 Penghargaan WCOPA di Amerika

Arsy Hermansyah ingin menambah pengalaman dan merasakan perjuangan menjadi peserta kompetisi menyanyi agar tidak dianggap sombong.


Arsy Hermansyah Lolos ke Semifinal Kompetisi Nyanyi WCOPA 2022 di Amerika

59 hari lalu

Arsy Hermansyah Lolos ke Semifinal Kompetisi Nyanyi WCOPA 2022 di Amerika

Arsy mengalahkan ratusan peserta dari 70 negara dengan lolos ke babak semifinal untuk kategori menyanyi WCOPA 2022.


Difitnah Hamili Anak Orang, Azriel Hermansyah Berang dan Minta Klarifikasi

11 Juli 2022

Difitnah Hamili Anak Orang, Azriel Hermansyah Berang dan Minta Klarifikasi

Azriel Hermansyah mengunggah foto tangkap layar dari video yang memberitakan bahwa ia telah menghamili seorang perempuan.


Rilis NFT yang Lindungi Hak Cipta Seniman, Anang Hermansyah: Pasarnya Potensial

5 April 2022

Rilis NFT yang Lindungi Hak Cipta Seniman, Anang Hermansyah: Pasarnya Potensial

Founder Asix Token Anang Hermansyah menggulirkan NFT ramah hak cipta dan hak atas kekayaan intelektual (HAKI).


Harga Token Asix Anjlok, Anang Hermansyah: Aku Tidak Mungkin Meninggalkan Kalian

29 Maret 2022

Harga Token Asix Anjlok, Anang Hermansyah: Aku Tidak Mungkin Meninggalkan Kalian

Anang Hermansyah meminta para pembeli token Asix untuk tenang dan bersabar, serta berjanji akan memberikan penjelasan lebih lanjut.


Harga Token Asix Makin Anjlok, Pembeli Minta Tanggung Jawab Anang Hermansyah

22 Maret 2022

Harga Token Asix Makin Anjlok, Pembeli Minta Tanggung Jawab Anang Hermansyah

Setiap unggahan yang memperlihatkan keluarga Anang Hermansyah mempromoskan game congklak yang ditawarkan di Token Asix justru menjadi bahan cemoohan.


Deretan Aset Kripto Lokal yang Dimiliki Beberapa Selebritas

8 Maret 2022

Deretan Aset Kripto Lokal yang Dimiliki Beberapa Selebritas

Demam uang kripto membuat banyak selebritas ikut nimbrung dengan membuat token miliknya sendiri dan kini memiliki aset kripto.


Momen Haru Aurel Hermansyah Minta Doa Restu Sebelum Melahirkan

22 Februari 2022

Momen Haru Aurel Hermansyah Minta Doa Restu Sebelum Melahirkan

Sebelum masuk ke ruang operasi, Aurel Hermansyah terlebih dulu meminta doa restu dari Atta Halilintar, Krisdayanti, Anang Hermansyah, dan Ashanty.