Pakar Pendidikan Akui Banyak Buku Tak Relevan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Pakar pendidikan Profesor Winarno Surakhmad mengkhawatirkan program pembelian hak cipta 250 judul buku oleh pemerintah bila tanpa perencanaan. "Banyak buku pendidikan yang tidak relevan," katanya saat dihubungi Tempo Jumat (8/2). Buku-buku tersebut, kata Winarno isinya lebih banyak ditentukan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan. Penulisan buku selama ini, ia melanjutkan, banyak bersifat kanibal, dalam arti mengambil dari sana-sini tanpa pengembangan. "Lihat saja buku-buku yang ada, bedanya tidak ada, hanya beda halamannya saja,"katanya. Selain itu, masih banyak penulis yang bersifat amatir. "Saya tahu persis, karena saya pernah melakukan pelatihan," katanya. Iqbal Muhtarom

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.