Menteri Sosial: Program PKH dan BPNT Efektif Turunkan Kemiskinan

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, melakukan kunjungan kerja terkait pelaksanaan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan non Tunai (BPNT), di daerah Boyolali, Jawa Tengah, Jumat, 1 Februari 2019. (dok Kemensos)

INFO NASIONAL-- Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, melakukan kunjungan kerja terkait pelaksanaan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan non Tunai (BPNT), di daerah Boyolali, Jawa Tengah, Jumat, 1 Februari 2019. 

Acara yang dibuka pukul 09.00 WIB di Gedung Musdalifa, Asramah Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali tersebut dihadiri ibu-ibu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Boyolali dan sekitarnya. Hadir pula dalam acara tersebut para pendamping sosial mulai dari pendamping PKH, pendamping KUBE, Tagana, dan lainnya.

Menteri Sosial menyampaikan terdapat empat faktor penyebab PKH dan BPNT efektif membantu menurunkan kemiskinan dan ketimpangan. “Pertama PKH dan BPNT memberikan bantuan tepat sasaran karena berdasarkan basis data terpadu yang secara berkala di update berkoordinasi dengan daerah, Boyolali termasuk yang paling aktif dalam updating, selain itu juga telah membantu memurunkan angka stunting,” kata Agus saat memberikan sambutan.

Kedua, lanjut Agus, mewujudkan keuangan inklusi dengan mendorong perubahan prilaku KPM untuk mengenal transaksi non Tunai, terbukti dari temuan MicroSave bahwa 87 persen KPM baru pertama kali memiliki ATM. “Karena PKH dan BPNT melalui Kartu Keluarga Sejahtera, untuk kedepannya ibu-ibu KPM tidak perlu lagi pin, cukup dengan finger print atau scan wajah”. 

Ketiga, kata Agus, PKH dan BPNT melibatkan masyarakat secara aktif untuk kerja sosial, sudah ada 40 ribu SDM yang bekerja mengurus PKH, lalu ada puluhan pekerja sosial untuk BPNT, belum lagi TKSK dan pendamping sosial lainnya, ada juga usaha produktif seperti e-Warong tempat KPM mengambil bansos.

“Keempat, karena memiliki jangkauan yang luas, dan setiap tahun naik jumlah penerimanya, pada tahun 2018 penerima BPNT sudah lebih dari 10 juta, sesuai arahan presiden tahun 2019 seluruh 15,6 juta KPM sudah BPNT,” ujar Agus. 

Lebih lanjut Menteri Sosial juga menyampaikan bahwa anggaran untuk BPNT dan PKH naik, sebagai konsekuensi peningkatan jumlah anggota penerima. Khusus untuk PKH terjadi perubahan sistem distribusi bantuan sosial, yang tahun 2017-2018 flat, pada tahun 2019 demi keadilan kembali ke tahun 2016 yaitu non-flat, satu keluarga mendapat empat komponen.

PKH dan BPNT merupakan dua bantuan sosial dari Kemensos yang menjadi program nasional. Kabupaten Boyolali sendiri telah memiliki 70.583 KPM yang menerima program BPNT, dan sudah bertransformasi dari Bantuan Pangan Beras Sejahtera (Rastra) menjadi BPNT pada April 2018.

Wakil Bupati Boyolali, Said Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan tahun 2018 telah 4.086 KPM tergraduasi di Boyolali, pada 2017 persentase kemiskinan sebesar 11,69 persen. “Pada 2018 kemiskinan menjadi 10,04 persen, artinya telah terjadi keberhasilan besar dalam penurunan kemiskinan di Boyolali," ucapnya. (*)






Guru TIK Batam Makin Melek Digital

36 hari lalu

Guru TIK Batam Makin Melek Digital

Kemenkominfo Menyelenggarakan Kelas Literasi Digital dalam Bimbingan Teknis untuk MeningkatkanKompetensi Guru TIK di Kota Batam


Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

27 Februari 2022

Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

Integrasi memudahkan aksesibilitas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat menggunakan angkutan umum perkotaan di Palembang dan sekitarnya.


Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

27 Februari 2022

Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

Gus Muhaimin mengaku spirit perjuangan Kiai Abbas akan terus dikenang sepanjang masa.


Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

27 Februari 2022

Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

Kuota tersebut dimanfaatkan untuk nelayan lokal, bukan tujuan komersial (penelitian, diklat, serta kesenangan dan rekreasi), dan industri


BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

19 Februari 2022

BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

Kolaborasi diaspora dengan perbankan nasional merupakan upaya untuk terus menciptakan banyak peluang investasi di luar negeri.


Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

19 Februari 2022

Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

Heboh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang mendapatkan kado ulang tahun mesin ATM dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).


Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

19 Februari 2022

Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

Tes pramusim MotoGP yang telah digelar pada 11 Maret 2022 menjadi pelajaran penting menghadapi race MotoGP pada 18-20 Maret 2022 nanti.


Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

19 Februari 2022

Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

Kesuksesan penyelenggaraan G20 Indonesia akan menjadi bukti keandalan listrik PLN dalam mendukung kegiatan berstandar dunia.


HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

19 Februari 2022

HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

Sikap yang memaksakan tetap berlakunya Permenaker 2/2022 itu bisa menciderai nilai kemanusiaan dan keadilan dalam Pancasila.


Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

13 Februari 2022

Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

Caranya dengan terus mendorong pelaku UMK ini dapat masuk ke dalam ekosistem pengadaan barang/jasa yang dikembangkan LKPP melalui Katalog Elektronik.