Polisi Pastikan Mediasi Bentrok Masjid Jogokariyan Sudah Selesai

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Usai membuat kericuhan di komplek Masjid Jogokariyan, para pemuda Masjid mencbo menegur hingga berakhir adu mulut dan bentrokan. facebook/Masjid Jogokariyan Yogyakarta

    Usai membuat kericuhan di komplek Masjid Jogokariyan, para pemuda Masjid mencbo menegur hingga berakhir adu mulut dan bentrokan. facebook/Masjid Jogokariyan Yogyakarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Kericuhan di depan Masjid Jogokariyan yang melibatkan simpatisan PDI Perjuangan dengan kelompok pemuda di area tempat ibadah itu pada Ahad, 27 Januari 2019 dinyatakan telah selesai baik oleh pihak takmir masjid dan juga kepolisian lewat jalan mediasi.

    Baca: Takmir Masjid Jogokariyan: Kasus Ricuh di Depan Masjid Selesai

    Namun, sejak Rabu 30 Januari 2019, beredar pesan di media sosial akan adanya aksi solidaritas turun ke jalan pada Jumat 1 Februari 2019 untuk merespon kasus itu.

    Dalam undangan yang disebarkan atas nama Dewan Pimpinan Pusat Front Jihad Islam (FJI) Yogyakarta itu mengajak laskar Islam di DIY dan Jawa Tengah bersama-sama mendatangi Polsek Mantrijeron Yogya untuk menagih janji tindak lanjut kasus penyerangan Masjid Jogokariyan.

    “Ada broadcast untuk ajakan kepada massa mendatangi Polsek Mantrijeron yang intinya akan menanyakan kelanjutan proses (hukum) di Masjid Jogokariyan,” ujar juru bicara Kepolisian Daerah Yogyakarta, Ajun Komisari Besar Yulianto pada Kamis, 31 Januari 2019.

    Adapun bunyi undangan aksi yang tersebar itu yakni:  Undangan Jihad Bela Masjid Jogokariyan Allohuakbar....!!! Allohuakbar....!!! Allohuakbar....!!! Bangunlah Singa Singa Alloh....!!! Genderang Perang sudah ditabuh....!!! Pekik Takbir Sudah  Dikumandangkan....!!! Panggilan Jihad Untuk Semua Laskar Islam DIY dan Jawa Tengah.....!!! diharapkan kehadirannya pada Hari Jum'at,1 Februari 2019 Jam         : 10.00 WIB (Bakda Sholat Jumatan) sampai selesai. Tempat : Markas Komando 2 DPP FJI Alamat : Menayu Kulon RT 6 Tirtonirmolo Kasihan Bantul Yogyakarta.

    Broadcast itu lalu ditindaklanjuti pihak Polresta Yogyakarta dengan memanggil sejumlah perwakilan FJI pada Kamis 31 Januari 2019 mengklarifikasi undangan aksi itu.

    “Karena kasus depan Masjid Jogokariyan sudah diselesaikan pihak takmir, kelompok massa yang terlibat keributan, dan juga kepolisian maka aksi FJI itu disepakati dibatalkan,” ujar Yulianto.

    Simak juga: Sesepuh Masjid Jogokariyan Kaget Massa Bisa Masuki Zona Terlarang

    Terpisah, Takmir Masjid Jogokariyan, Yogyakarta Muhammad Fanni Rahman menyatakan kasus kericuhan di depan masjid Jogokariyan telah selesai. "Kasus kejadian di depan Masjid Jogokariyan dan sekitarnya pada hari Ahad lalu telah selesai setelah ada kesepakatan dua pihak," ujar Fanni.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.