Tak ke Polda Metro, Rocky Gerung: Saya Memilih di Makassar

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan dosen Universitas Indonesia, Rocky Gerung di Jakarta Pusat pada Rabu, 25 April 2018. TEMPO/Salsabila Putri Pertiwi

    Mantan dosen Universitas Indonesia, Rocky Gerung di Jakarta Pusat pada Rabu, 25 April 2018. TEMPO/Salsabila Putri Pertiwi

    TEMPO.CO, JakartaRocky Gerung tak hadir dalam pemeriksaan yang dijadwalkan hari ini di Polda Metro Jaya. Ia ternyata sedang berada di Kota Makassar untuk mengikuti kegiatan Ngobrol Politik Bareng Rocky Gerung.

    Baca juga: Pemeriksaan Rocky Gerung di Polda Metro Jaya Soal Fiksi Ditunda

    “Saya memilih ada di sini, Makassar itu adalah kumpulan akal sehat,” ucap Rocky di Graha Pena Makassar, Jalan Urip Sumoharjo, Kamis 31 Januari 2019.

    Rocky Gerung rencananya diperiksa Polda Metro Jaya hari ini. Ia dilaporkan ke polisi atas dugaan penistaan agama. Laporan ini berangkat dari pernyataan Rocky di sebuah stasiun televisi swasta yang menyebut kitab suci sebagai fiksi pada April tahun lalu.

    Rocky mengatakan ia harus menjawab tuduhan akal bulus dari orang yang melaporkannya itu. Akan tetapi ia tidak bisa hadir pada hari ini ke Polda Metro Jaya. “Udahlah saya bisa tunda akal bulus itu, gampanglah bisa besok, lusa atau segala macam. Itu kan soal prosedur,” ucap Rocky.

    Baca juga: Bela Rocky Gerung, Haris Azhar Tetap Akan Golput di Pilpres 2019

    Rocky Gerung mengatakan laporan terhadap dirinya itu tak berdasar. Ia mengatakan bahwa apa yang diucapkannya itu dalam suasana debat. "Dan saya tidak rencanakan mengatakan itu, bukan dengan niat,” ucap dia. Hal yang sama, menurut Rocky juga dilakukan Ahmad Dhani yaitu bukan niat tapi karena suasana. "Masa orang ngetweet ditangkap," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.