Golkar: Strategi Jokowi Berbanding Terbalik dengan Donald Trump

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjajal kendaraan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang telah dimodifikasi pada Indonesia Modification Expo (IMX) 2018 di Balai Kartini, Jakarta, Ahad, 18 November 2018. Kendaraan karya anak bangsa ini memiliki daya angkut sebesar 700 kg. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjajal kendaraan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang telah dimodifikasi pada Indonesia Modification Expo (IMX) 2018 di Balai Kartini, Jakarta, Ahad, 18 November 2018. Kendaraan karya anak bangsa ini memiliki daya angkut sebesar 700 kg. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta-Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto mengatakan  Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf Amin menjalankan strategi pemenangan yang berbanding terbalik dengan Presiden AS Donald Trump dalam pemilu presiden.

    "Tentunya strategi kita kan positif dan optimis. Dan bangsa kita kan harus dibawa ke optimisme. Kalau strategi Donald Trump kan strategi pesimis," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 29 Januari 2019.

    Baca: Kata Timses, Gaya Jokowi pada Debat Pilpres Kedua Bakal Berbeda

    Airlangga menuturkan, strategi pemenangan Trump yang pesimistis itu kini membuat pertumbuhan ekonomi melambat. "Hari ini The Economist majalah mengatakan Slow Down Global Economy dan kemarin dalam World Economic Forum terlihat bahwa ekonomi dunia melambat karena ketidakpastian. Ketidakpastian itu karena pemerintah AS shut down (berhenti beroperasi)," katanya.

    Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi memang kerap menyinggung adanya pihak-pihak yang suka menebar pesimisme di tengah masyarakat. Salah satunya saat berpidato dalam acara deklarasi dukungan Alumni Universitas Indonesia (UI) untuk Jokowi-Amin pada 13 Januari 2019.
    Jokowi mengingatkan pentingnya optimisme dalam membangun bangsa. "Kita harus optimis, kita harus optimis, kita harus optimis," ujar Jokowi.

    Simak: Jokowi Perpanjang Usia Pensiun Bintara dan Tamtama TNI

    Jokowi mengakui dalam membangun Indonesia banyak tantangannya. Namun presiden meminta agar masyarakat tidak lemah dan takut terhadap tantangan-tantangan itu. Jokowi meminta jangan ada pesimisme diantara masyarakat.

    "Jangan sampai ada yang bilang Indonesia bubar, jangan sampai ada yang bilang indonesia punah. Saya kadang-kadang jengkel dan marah untuk hal-hal seperti itu," ujar Jokowi disambut tepuk tangan para peserta yang hadir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?