Ada 3 Surat Kabar Mirip Tabloid Indonesia Barokah di Jawa Barat

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim menunjukan isi dari Tabloid Indonesia Barokah yang berhasil diamankan dari sebuah masjid di Kantor Bawaslu Kota Tangerang, Tangerang, Banten, Kamis, 24 Januari 2019. ANTARA

    Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim menunjukan isi dari Tabloid Indonesia Barokah yang berhasil diamankan dari sebuah masjid di Kantor Bawaslu Kota Tangerang, Tangerang, Banten, Kamis, 24 Januari 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Divisi Pengawasan Bidang Pengawasan Pemilu, Bawaslu Jawa Barat, Zaki Hilmi mengatakan, menemukan surat kabar dengan konten menyudutkan salah satu pasangan calon presiden mirip tabloid Indonesia Barokah.

    Baca: Alamat Tabloid Indonesia Barokah Palsu, Bawaslu Sulit Cari Dalang

    “Dua hari lalu ditemukan tabloid berbeda. Kalau sebelumnya Indonesia Barokah, ini isinya mirip yakni tabloid Pesantren Kita. Terakhir baru masuk kemarin di Kabupaten Bogor yakni buletin Kaffah dan tabloid Media Umat,” kata Zaki di Sekretariat Bawaslu Jawa Barat, Jumat, 29 Januari 2019.

    Zaki menolak menyebutkan tendensi konten masing-masing tabloid baru tersebut. “Dilihat saja langsung,” kata dia.

    Ia menuturkan Bawaslu belum bisa bicara banyak soal temuan tabloid dan buletin baru tersebut. “Baru ditemukan beberapa hari yang lalu. Penelusuran kami masih minim. Isinya agak berbeda dari Tabloid Barokah. Beberapa ini saling bertentangan tentang opininya saja,” kata dia.  

    Zaki mengatakan, tabloid Pesantren Kita ditemukan beredar di Sukabumi. Sementara buletin Kaffah dan tabloid Media Umat di Kabupaten Bogor. 

    Pesantren Kita memiliki isi senada dengan tabloid Indonesia Barokah. Pesantren Kita terbut tanggal 1 November-1 Desember 2018, di halaman depan ditulis berita dengan judul utama “Santri Milenial Penggerak Ekonomi Nasional”. Alamat redaksinya di Jalan Kayu Manis 8 Gang Sengon IV Utan Kayu, Matraman, Jakarta Selatan.

    Sementara Media Umat yang terbit tanggal terbit 4-17 Januari 2019 dengan judul tulisan utama “Muslim Uighur Menjerit, Di Mana Pemimpin Muslim?”. Kontennya berisi berita dan opini.

    Pada halaman 8 misalnya ada rubrik wawancara dengan sumber Tengku Zulkarnain, Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat dengan judul “Indonesia Sudah Jadi Budak Cina”. Sementara di halaman 9, berisi wawancara dengan Rohkmat S Labib, ketua Hizbut Tahrir Indonesia dengan judul “Penguasa Negeri Islam Wajib Hentikan Kejahatan Cina”. Judul berita lainnya diantaranya “TNI Sita Buku PKI Kok PDIP Marah?”

    Alamat Redaksi tabloid ini di Gedung Menara 165 Lantai 4, Jalan TB Simatupang Kav 1 Cilandak Timur, Jakarta Selatan.

    Buletin Kaffah yang ditemukan di Kabupaten Bogor berbentuk barang cetakan dengan ukuran setengah kertas A4. Judul halaman pertamanya “Siap Mengguncang Penguasa Gagal Dan Ingkar Janji”. Buletin tersebut diterbitkan penerbit Lembaga Kajian Islam Kaffah, beralamat di Jalan Pancoran Barat Nomor 128, Pancoran, Jakarta Selatan.

    Zaki mengatakan, Bawaslu saat ini masih menelusuri alamat redaksi masing-masing tabloid dan buletin tersebut. “Saat ini masih proses penelusuran karena alamat redakis ini di Jakarta,” kata dia.

    Simak juga: Kantor Pos Solo Tahan Paket Tabloid Indonesia Barokah

    Menurut Zaki, seluruh tabloid tersebut, termasuk tabloid Indonesia Barokah, memiliki satu kesamaan. "Lokasi distribusinya ke pesantren dan masjid,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.