Kapolri Tepis Rumor Ketidakharmonisan di Balik Pergantian 17 Pati

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jendral Tito Karnavian (kiri) memberikan ucapan selamat kepada Irjen Pol Idham Azis seusai sertijab sebagai Kabareskrim di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 24 Januari 2019.  TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Kapolri Jendral Tito Karnavian (kiri) memberikan ucapan selamat kepada Irjen Pol Idham Azis seusai sertijab sebagai Kabareskrim di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 24 Januari 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta-Kapolri Jenderal Tito Karnavian membantah ada isu ketidakharmonisan dalam tubuh kepolisian. Isu itu berembus bersamaan dengan pergantian jabatan 17  perwira tinggi (pati) di lingkungan Mabes Polri, Kamis, 23 Januari 2019. "Tolong eksternal mendukung. Jangan membuat analisis sendiri. Polri solid," ujar Tito di Ruang Rupatama Markas Besar Polri, Jakarta Selatan.

    Tito menuturkan solidaritas dalam tubuh Polri tidak hanya dibentuk dari internal saja namun juga dari eksternal. Karena itu ia mengimbau kepada pihak di luar Polri, khususnya kepada seluruh awak media, agar tak membuat asumsi sendiri.

    Baca: Mutasi Polri: Kapolda Idham Azis Gantikan Kepala Bareskrim Arief

    "Bagi rekan media, mohon jangan sampai salah mengutip. Sekali lagi saya berharap masyarakat, teman media, jangan berasumsi sendiri yang tidak jelas," ucap Tito.

    Tito mengatakan pergantian jabatan di tubuh Polri merupakan hal yang biasa. Namun, dirinya butuh pertimbangan yang matang sebelum merotasi jabatan seseorang. "Banyak pertimbangan. Setelah semua proses, inilah hasilnya," kata dia.

    Kapolri Tito merotasi jabatan 17 perwira tinggi di lingkungan Mabes Polri. Salah satu nama yang paling disorot adalah Inspektur Jenderal Idham Azis. Idham yang sebelumnya Kapolda Metro Jaya  dipromosikan sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.

    Simak: Mutasi Polri, Kapolri Resmi Lantik Idham Azis dan Pejabat Lainnya

    Idham menggantikan posisi Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto. Sedangkan Arief digeser menjadi Kepala Lembaga Pendidikan Pelatihan Polri yang sebelumnya diisi oleh Komisaris Jenderal Unggung Chayono.

    Unggung akan menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen dan Keamanan yang akan ditinggalkan Komisaris Jenderal Lutfi Lubihanto dalam rangka memasuki masa pensiun. Kapolri berharap 17 pejabat baru tersebut bisa mengemban tugasnya dengan penuh tanggung jawab.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.