Bebas dari Penjara, Ahok Ingin Dipanggil BTP

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menunjukan jarinya saat prosesi pembebasannya dari Rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, 24 Januari 2019. Mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah dibebaskan sejak pukul 07.00 pada Kamis pagi, 24 Januari 2019. Instagram/@basukibtp

    Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menunjukan jarinya saat prosesi pembebasannya dari Rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, 24 Januari 2019. Mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah dibebaskan sejak pukul 07.00 pada Kamis pagi, 24 Januari 2019. Instagram/@basukibtp

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bebas dari penjara hari ini, Kamis, 24 Januari 2019. Usai bebas dari penjara, Ahok kini meminta dirinya dipanggil dengan sebutan BTP, inisial tiga huruf namanya.

    Baca: Ahok Bebas Pukul 07.30 Dijemput Putranya Nicholas Sean Purnama

    Ahok menyampaikan keinginannya dipanggil BPT melalui suratnya. Surat itu dipublikasikan sepekan sebelum dia bebas. Dalam surat itu, dia juga menyampaikan permintaan maaf. "Saya mohon maaf dan saya keluar dari sini dengan harapan panggil saya BTP bukan Ahok," tulis Ahok dalam suratnya, Kamis, 17 Januari 2019.

    Sebelumnya, Ahok divonis hukuman dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 9 Mei 2017. Ahok dinyatakan bersalah dalam perkara penodaan agama atas pidatonya di Pulau Seribu tiga tahun lalu. Pidato itu memicu demonstrasi besar pada 4 November dan 2 Desember 2016. Setelah mendapatkan beberapa kali remisi, mantan Gubernur DKI Jakarta itu bebas penuh pada hari ini.

    Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat mengatakan hal yang sama. Menurut dia, ketika masih memimpin DKI Jakarta, Ahok sudah ingin dipanggil BPT.

    Baca: Setelah Bebas, Ahok Bakal Bisnis Minyak dan Jadi Host Talk Show

    Djarot menambahkan, Ahok siap bertemu masyarakat dan menikmati hidup setelah 21 bulan berada di Rumah Tahanan Markas Komandp Brigade Mobil, Depok, setelah bebas dari penjara. Sebutan BPT, kata Djarot, akan dijadikan nama yayasan.

    Menurut Djarot, Ahok berkeinginan membuat yayasan bernama BTP Foundation. "Dia mau bikin yayasan yang intinya nanti bisa bantu orang," katanya.

    Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest mengatakan panggilan BTP merupakan cerminan nilai-nilai yang diajarkan oleh Ahok kepadanya. Rian merupakan mantan staf ahli hukum Ahok ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. "Nilai yang selalu diajarkan BTP yakni bersih, transparan, profesional. Sudah menjadi nilai saya sehari-hari," ucapnya.

    IRSYAN HASYIM | FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.