Said Didu: Melanjutkan Mobil Esemka, Berarti Lanjutkan Kebohongan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu berbicara dalam acara diskusi bertajuk

    Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu berbicara dalam acara diskusi bertajuk "Jejak-jejak Kebohongan Jokowi" di Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Januari 2019. Said menyebut Presiden Jokowi berbohong soal janjinya saat kampanye 2014 lalu. Ia menyoroti janji Jokowi untuk tidak mengambil utang luar negeri dan tidak akan impor bila terpilih menjadi presiden. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian BUMN, Said Didu, mengatakan proyek mobil Esemka tidak mungkin dilanjutkan. Menurut dia melanjutkan proyek ini sama dengan melanjutkan kebohongan.

    Baca juga: Pabrik Mobil Esemka Belum Juga Diresmikan, Begini Situasinya

    “Tidak mungkin (melanjutkan mobil Esemka), itu namanya melanjutkan kebohongan,” ujar Said di Media Center Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Jalan Sriwijaya, Rabu 23 Januari 2019.

    Said mengatakan ada empat kebohongan di dalam proyek mobil Esemka. Pertama mobil Esemka diklaim merupakan murni produksi PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK). Namun menurut Said ternyata proyek itu masih mengandalkan teknologi dari luar negeri, sedangkan Indonesia hanya merakitnya.

    Pekerja berjalan di depan deretan mobil Esemka di pabriknya di Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Senin, 22 Oktober 2018. Sebanyak 8 tipe mobil Esemka dikabarkan sudah lolos sertifikasi uji tipe (SUT) di Indonesia. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    Kedua, mobil Esemka sempat diklaim sudah memiliki fasilitas produksi, dan telah memproduksi ratusan unit. Ketiga, mobil Esemka disebut sudah masuk tahap uji kelaikan dan kelayakan. Keempat, Said menuding ada bengkel lain yang memproduksi mobil Esemka, namun dibuat seolah-olah diproduksi oleh PT SMK.

    “Jadi empat hal itu. Tapi yang paling mendasar adalah mengatakan ini sudah mobil produksi Indonesia. Padahal bukan itu kan produksi perakitan yang di bikin oleh Esemka,” ucap Said.

    Baca juga: 11 Tipe Mobil Esemka Lolos Uji, Pick Up Kemungkinan Diproduksi

    Mobil Esemka yang pertama kali diproduksi oleh siswa SMK pada 2007 ini, hingga awal tahun 2019 belum juga diproduksi. Kendati sejak 2016 PT Adiperkasa Citra Lestari dan PT SMK telah membentuk PT Adiperkasa Citra Esemka Hero, yang akan menjadi produsen Esemka lewat pabrik di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

    Said mengatakan Indonesia selama ini Indonesia telah memproduksi mobil, bahkan jadi eksportir. Namun bukan memproduksi mobil nasional. “Beda lho ya. Kita produksi mobil tapi tidak memiliki mobil yang hasil karya bangsanya” ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.