Cerita Adik Prabowo soal Bantuan Uang untuk Jokowi di Pilkada DKI

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto (kiri) dan adiknya, Hashim Djojohadikusumo saat menghadiri Deklarasi Gerakan Emas di Stadion Klender, Jakarta Timur, Rabu, 24 Oktober 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto (kiri) dan adiknya, Hashim Djojohadikusumo saat menghadiri Deklarasi Gerakan Emas di Stadion Klender, Jakarta Timur, Rabu, 24 Oktober 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Adik calon presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo buka suara ihwal bantuan untuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta 2012. Hashim mengatakan memang benar Jokowi tak mengeluarkan uang selama kampanye. 

    Baca: Berita Cium Kaki Prabowo Hoax, Luhut Ancam Polisikan Pelaku

    "Pak Jokowi tidak mengeluiarkan uang karena dana yang dipakai dari saya, itu kenyataan," kata Hashim di Media Center Prabowo - Sandiaga, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 21 Januari 2019.

    Hashim buka suara setelah Jokowi mengatakan tak mengeluarkan uang sama sekali saat PilgubDKI. Hal itu disampaikan Jokowi saat debat pertama Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis, 17 Januari lalu.

    Jokowi sedang menceritakan pengalamannya mengikuti pemilihan Wali Kota dan gubernur. Saat pemilihan Wali Kota, Jokowi mengklaim hanya mengeluarkan anggaran yang sangat kecil.

    "Waktu pemilihan gubernur di DKI Jakarta, saya tidak mengeluarkan uang sama sekali. Pak Prabowo pun juga tahu mengenai itu, ketua partai pendukung pun juga tahu," kata Jokowi.

    Hashim menilai pernyataan Jokowi itu tak logis. Dia mengatakan setiap pencalonan memerlukan uang, setidaknya untuk biaya saksi. Hashim mengklaim, dia tak cuma membantu dalam bentuk uang, tetapi juga biaya kaus, baliho, dan baju kotak-kotak yang menjadi khas Jokowi dan pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat itu.

    Namun, Hashim enggan merinci berapa angka pasti yang dia keluarkan untuk mendanai pemenangan Jokowi saat itu. "Dana yang saya bantu besar sekali," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini.

    Simak juga: Kubu Prabowo Senang Debat Capres Berikutnya Tanpa Kisi-kisi KPU

    Hashim menuturkan, kala itu Jokowi datang beberapa kali ke kantornya di Mid Plaza, Sudirman, Jakarta Pusat. Pemilik Arsari Group ini juga mengklaim memiliki bukti-bukti bantuan yang diberikan kepada Jokowi. Bukti-bukti itu, kata Hashim, siap dibuka jika kubu Jokowi mempertanyakan cerita Hashim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.