Lima Anggota DPRD Sumatera Utara Dituntut 4 Tahun Penjara

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi korupsi

    Ilustrasi korupsi

    TEMPO.CO, Jakarta -Lima anggota dan mantan anggota DPRD Sumatera Utara dituntut 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan dalam perkara suap. Mereka adalah anggota DPRD Sumut periode 2009-2014, Rijal Sirait, Fadly Nurzal, dan Rooslynda Marpaung, serta anggota DPRD periode 2009-2014 dan 2014-2019 Rinawati Sianturi dan Tiaisah Ritonga.

    Selain pidana pokok, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi juga menuntut hak politik kelima orang itu dicabut selama 4 tahun setelah menjalani masa hukuman. "Menyatakan para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata jaksa KPK, Ferdian Adinugroho di pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin, 21 Januari 2019.

    Berita lain: Mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Divonis 6 Tahun Penjara

     

    Khusus untuk Tiaisah, jaksa menuntut pembayaran uang pengganti sebesar Rp 250 juta. Sedangkan empat orang lainnya dianggap telah mengembalikan seluruh uang suap yang diterima.

    Jaksa menyatakan kelima orang tersebut terbukti menerima suap dari Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjo Nugroho. Gatot memberikan suap agar kelima orang itu mengesahkan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPJP) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2012.

    Selain itu, suap juga diberikan untuk pengesahan APBD Perubahan TA 2013, APBD TA 2014 dan APBD Perubahan TA 2014 serta pengesahan APBD TA 2015. Sementara untuk Rinawati Sianturi dan Tiaisah Ritonga, uang itu juga diberikan agar mereka mengesahkan LPJP APBD Sumut TA 2014.

    Menurut jaksa, untuk tujuan tersebut para anggota DPRD menerima besel dalam jumlah berbeda. Rijal Sirait disebut menerima uang dengan jumlah Rp 477 juta, sementara Fadly Nurzal menerima Rp 960 juta, Rooslynda menerima Rp 885 juta dan Rinawati Sianturi menerima Rp 505 juta. Sementara, Tiasiah Ritonga menerima Rp 480 juta.

    Selain kelima orang di atas, saat ini KPK masih memproses 33 anggota DPRD Sumut. Sebagian dari mereka telah masuk tahap persidangan, sedangkan beberapa lainnya masih dalam proses penyidikan.

    AJI NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?