KPU Tak Beri Kisi-kisi Debat Pilpres, Moeldoko: Lebih Lepas

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dr Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan meninjau kandang peserta Piala Presiden dalam Silatnas Peternak Domba dan Kambing, Batu, Malang. Credit : KSP

    Dr Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan meninjau kandang peserta Piala Presiden dalam Silatnas Peternak Domba dan Kambing, Batu, Malang. Credit : KSP

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tak akan lagi memberikan kisi-kisi dalam debat Pilpres mendatang. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf, Moeldoko, menyatakan setuju dengan kebijakan itu.

    Baca: Kenapa Kedipan Mata Prabowo Saat Debat Meningkat Lebih Cepat

    Moeldoko mengatakan, skema tersebut lebih baik dari debat sebelumnya. Pasalnya para kandidat calon presiden dan wakil presiden lebih lepas bicara. "Ya lebih bagus lepas saja lah bicara," katanya di Hotel Kempinski, Jakarta, Sabtu, 19 Januari 2019.

    Dia mengaku tak khawatir dengan performa Jokowi dan Ma'ruf di sesi debat mendatang. "Toh semuanya punya pengalaman mengelola negara dengan baik. Khususnya Pak Jokowi ya bagi saya sih oke-oke saja," ujarnya.

    KPU sebelumya memberikan daftar pertanyaan kepada calon presiden dan wakil presiden pada debat perdana yang mengangkat tema seputar hukum, korupsi, HAM, dan terorisme. "Tujuannya untuk mengembalikan debat ke khittahnya," kata Komisioner KPU Pramono Tantowi dalam keterangan tertulis, Ahad, 6 Januari 2019.

    Namun usai debat perdana itu, KPU menilai debat tampaknya belum memenuhi harapan publik. Dari hasil evaluasi, Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan salah satu penyebabnya terletak pada format dan mekanisme debat yaitu pemberian kisi-kisi soal kepada kandidat.

    "KPU RI berupaya mengartikulasikan harapan publik sehingga untuk debat berikutnya abstraksi soal yang dibuat panelis tidak diberitahukan kepada kandidat," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 19 Januari 2019.

    KPU akan menggelar empat debat Pilpres lagi sebelum pemilihan pada 17 April 2019. Debat kedua akan digelar dengan mengangkat tema energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. Peserta debat kedua ini hanya calon presiden.

    Sementara debat ketiga hanya akan diikuti calon wakil presiden dengan isu pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya. Dalam debat keempat, kedua calon presiden akan kembali beradu gagasan soal isu ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan serta hubungan internasional.

    Simak juga: Eep Menilai Prabowo Nyaris Tenggelam dalam Strategi Debat Jokowi

    Debat Pilpres terakhir akan digelar dengan tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan dan industri. Di debat terakhir ini, calon presiden dan wakil presiden akan beradu gagasan bersama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.