Gaji Guru di 12 Sekolah Kabupaten Jayawijaya Ditahan Bupati

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi guru. shutterstock.com

    Ilustrasi guru. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Wamena - Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua, John Richard Banua, memerintahkan Dinas Pendidikan menahan gaji guru-guru yang berada di 12 sekolah. Menurut John, para guru itu sudah tidak aktif lagi menjalankan tugas di Kabupaten Jayawijaya beberapa tahun terakhir.

    John mengatakan, sejumlah guru ASN yang tersebar di 12 sekolah tingkat dasar itu tidak harus menerima penghasilan tambahan. "Kami sudah minta bahwa sekolah tidak jalan, gaji guru ditahan, tambahan penghasilan juga ditahan," katanya, Jumat 18 Januari 2019.

    Ia mengatakan jika selama ini dana Bantuan Operasional Siswa (BOS) masih diterima beberapa sekolah yang tidak aktif tersebut maka harus dihentikan juga. "Dana BOS (untuk sekolah yang tidak aktif) bila perlu kita kembalikan ke pusat," katanya.

    John Richard mengatakan jika sebelumnya pencairan dana BOS oleh tiap sekolah harus menyertakan rekomendasi dari dinas, maka rekomendasi tersebut kini diambil alih bupati. John yakin dengan pengambil alihan itu.

    "Karena kita tahu langsung di lapangan (kondisi sekolah), jadi sekolah yang tidak jalan, kita tidak berikan rekomendasi pencairan dana," katanya.

    Sebelumnya ia mengatakan ada 12 sekolah di Kabupaten Jayawijaya yang sudah tidak beroperasi pada beberapa tahun terakhir. Tidak beroperasinya sekolah-sekolah itu juga dikarenakan guru jarang berada di tempat tugas.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.