Menjelang Debat Capres, Jokowi Unggah Foto dan Kutipan Ini di IG

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Instagram/@jokowi

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Instagram/@jokowi

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden inkumben, Joko Widodo atau Jokowi, memilih melakukan kegiatan tertutup dari media menjelang debat capres 2019. Malam ini, Kamis, 17 Januari 2019, Jokowi bersama pasangannya Ma'ruf Amin, akan menghadapi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam debat capres perdana.

    Baca: Ditanya Soal Persiapan Debat Capres, Ini Jawaban Jokowi

    Merujuk pada jadwal dari Sekretariat Presiden, agenda Jokowi internal. Meski begitu, mantan gubernur DKI Jakarta itu sempat mengunggah foto dan menuliskan kutipan di akun Instagram resmi miliknya.

    Di akun IG-nya, Jokowi memasang foto saat mengenakan beskap dan blangkon dilengkapi kutipan kata-kata bijak. "Selamat siang. Segala sifat keras hati, picik, dan angkara murka hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut, dan sabar," katanya, Kamis, 17 Januari 2019.

    Jokowi bersama Ma'ruf dan jajaran Tim Kampanye Nasional (TKN) kian intens mempersiapkan diri sejak kemarin. Bahkan Jokowi dan Ma'ruf melakukan latihan terakhir di Djakarta Theater, malam tadi.

    Baca: Misi Jokowi, Melanjutkan Penataan Regulasi dan Reformasi Hukum

    Seusai bertemu dengan Ma'ruf dan TKN selama 3 jam, Jokowi merasa makin siap dalam menghadapi debat pemilihan presiden yang berlangsung malam ini.

    "Yang namanya pemantapan, ya mantap, lah. Mantul, mantul (mantab betul)," katanya singkat saat keluar dari dari Djakarta Theater, Rabu, 16 Januari 2019, pukul 22.00, seusai bertemu Ma'ruf.

    Dalam acara tadi malam, hadir sejumlah tokoh yang bertugas membantu persiapan materi dan penampilan saat debat, yakni: penasihat hukum kubu Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra; Rizal Mallarangeng, Irfan Pulungan, Juri Ardiantoro, dan Tina Talisa.

    "Ini persiapan, pemantapan, dan evaluasi terutama materi. Tapi untuk lebih jelasnya, Prof Yusril yang menyampaikan," ucap Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.