Tiga Jam Rapat Persiapan Debat, Jokowi: Mantap Betul

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi didampingi Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy usai pertemuan dengan semua ketua umum partai koalisi Indonesia Kerja di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa, 15 Januari 2019. Tempo/Syafiul Hadi

    Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi didampingi Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy usai pertemuan dengan semua ketua umum partai koalisi Indonesia Kerja di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa, 15 Januari 2019. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, menggelar rapat dan pemantapan debat bersama jajaran Tim Kampanye Nasional (TKN) di Djakarta Theater. Usai bertemu selama 3 jam, Jokowi merasa makin siap dalam menghadapi debat pemilihan presiden yang berlangsung besok malam.

    Baca juga: Charta Politika: Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Stagnan

    Jokowi tiba di Djakarta Theater sekitar pukul 19.00 dan baru keluar pukul 22.00. Adapun Ma'ruf tiba lebih dahulu. "Yang namanya pemantapan, ya mantap, lah. Mantul, mantul (mantap betul)," katanya singkat saat ditemui awak media usai rapat.

    Dalam acara itu, turut hadir sejumlah tokoh yang membantunya mempersiapkan materi dan penampilan saat debat, yakni: penasihat hukum kubu Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra, Rizal Mallarangeng, Irfan Pulungan, Juri Ardiantoro, dan Tina Talisa.

    "Ini persiapan, pemantapan, dan evaluasi terutama materi. Tapi untuk lebih jelasnya, Prof Yusril yang menyampaikan," ucap Jokowi.

    Sementara itu, Yusril menjelaskan kehadirannya untuk membantu Jokowi mendalami masalah hukum, HAM, terorisme dan korupsi yang menjadi tema debat. "Materi-materi yang dihimpun dari pemberitaan media dan isu-isu yang berkembang di masyarakat dirangkum, dianalisis, dan dimantapkan, baik oleh Pak Jokowi sendiri maupun Pak Ma'ruf Amin," tuturnya.

    Yusril mengklaim berdasarkan hasil pertemuan tadi, performa serta pemahaman Jokowi dan Ma'ruf semakin baik. "Dari pemantapan yang tadi insya Allah besok itu akan lebih baik," kata dia.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?