Prabowo: Ada Warga Gantung Diri karena Susah Makan itu Penghinaan

Suasana pidato kebangsaan yang disampaikan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di JCC Senayan, Senin 14 Januari 2018. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengatakan Indonesia adalah negara besar dan kaya. Tetapi meski sudah 73 tahun merdeka, masih banyak rakyat yang terlantar, miskin, dan kelaparan. Adanya rakyat yang masih susah makan itu, kata dia, penghinaan kepada bangsa dan para pendiri bangsa.

Baca: Pidato Kebangsaan Prabowo Tawarkan Reorientasi Indonesia

Dalam pidato kebangsaan bertema Indonesia Menang yang Prabowo bacakan malam tadi, Senin, 14 Januari 2019, ia membeberkan sejumlah hal yang menggambarkan kondisi bertentangan antara kekayaan negara dan kesejahteraan penduduknya.

Prabowo menuturkan banyak masyarakat Indonesia memilih mengakhiri hidupnya lantaran tidak kuat menahan beban hidup yang tinggi. "Ini adalah penghinaan kepada pendiri bangsa kita, ini adalah penghinaan kepada rakyat Indonesia," ujarnya di Plenary Hall, Jakarta Convention Center.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menuding pemerintahan saat ini tidak membela rakyat. Indikasinya adalah saat ia melakukan kampanye ke berbagai daerah, banyak petani yang kecewa dengan kebijakan impor beras pemerintah saat musim panen.

Ia juga menyampaikan keluhan dari para ibu-ibu yang mengaku harga barang-barang pokok di pasar mahal. "Pemerintah sekarang membiarkan rakyat tidak dibela oleh negara sendiri," ujarnya.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga mengkritik pengelolaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan oleh pemerintah. Menurut dia, banyak rumah sakit terpaksa menolak pasien lantaran tunggakan dari BPJS Kesehatan yang belum dibayarkan.

Baca: Prabowo Janji Setop Ancaman Persekusi bagi Kelompok Oposisi

Selain itu, dari aspek kesehatan, Prabowo menyebut satu dari tiga anak Indonesia mengalami stunting akibat kekurangan gizi. Ia juga menyoroti kasus gizi buruk yang melanda masyarakat Asmat, Papua, pertengahan tahun lalu, yang membuat banyak anak-anak meninggal dunia. Ia menuding saat peristiwa ini terjadi tidak ada pejabat yang menengok ke sana.

"Apa kita mau gini terus? Menjadi bangsa yang kalah sebelum keluar dari kandungan ibu? Negara yang berhutang," tanya dia pada para pendukungnya.

Dalam pidatonya yang sepanjang 1,5 jam itu, Prabowo menggambarkan pula kondisi Indonesia yang ia anggap tidak bisa memaksimalkan utang luar negeri. Jika di negara lain utang dipakai untuk kegiatan produksi, di sini justru dipakai untuk belanja pegawai.

Prabowo mengkritik pula kondisi sejumlah BUMN, seperti Pertamina, Garuda Indonesia, dan Krakatau Steel yang ia sebut tengah bangkrut. Ia pun menyangsikan kondisi negara seperti yang ia gambarkan itu adalah yang dicita-citakan oleh pendiri bangsa. "Inilah keadaan yang saya sebut kejanggalan besar paradoks Indonesia. Negara kaya tapi rakyatnya banyak terlantar dan miskin," tuturnya.

Tonton video pidato kebangsaan, ini 5 fokus visi misi Prabowo - Sandiaga disini






Sambut HUT TNI ke-77, Presiden Jokowi Pimpin Parade Senja di Kemenhan

9 jam lalu

Sambut HUT TNI ke-77, Presiden Jokowi Pimpin Parade Senja di Kemenhan

Presiden Jokowi memimpin parade senja dan upacara penurunan bendera di Kementerian Pertahanan.


Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

11 jam lalu

Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024, sedangkan Ganjar Pranowo Dijagokan PSI. Keduanya sama-sama alumnus UGM dan jadi gubernur.


Gara-gara Pantun, Ridwan Kamil Diundang Prabowo ke Hambalang

16 jam lalu

Gara-gara Pantun, Ridwan Kamil Diundang Prabowo ke Hambalang

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diundang ke rumah Prabowo di Hambalang pada Ahad lalu. Dia sempat membicarakan soal Pemilu dengan Prabowo.


Ridwan Kamil Mengaku Bangun Komunikasi Politik dengan Berbagai Tokoh

16 jam lalu

Ridwan Kamil Mengaku Bangun Komunikasi Politik dengan Berbagai Tokoh

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan telah berkomunikasi dengan berbagai tokoh politik terkait langkah politiknya di masa mendatang.


Terkini Bisnis: RANS Entertainment Buka Lowongan Kerja, Kisah Jatuh Bangun CEO HMNS

1 hari lalu

Terkini Bisnis: RANS Entertainment Buka Lowongan Kerja, Kisah Jatuh Bangun CEO HMNS

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Senin sore, 3 Oktober 2022, dimulai dari info lowongan kerja RANS Entertainment.


Terkini Bisnis: Jokowi Akan Umumkan Pandemi Berakhir, Inflasi Tertinggi Sejak Desember 2014

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Akan Umumkan Pandemi Berakhir, Inflasi Tertinggi Sejak Desember 2014

Berita terkini hingga Senin siang, 3 Oktober 2022, dimulai dari rencana Presiden Jokowi dalam waktu dekat akan mengumumkan pandemi Covid-19 berakhir.


Cegah Krisis Pangan, Prabowo Dorong Lahan 100 Hektare di Cianjur Ditanami Jagung Hingga Singkong

1 hari lalu

Cegah Krisis Pangan, Prabowo Dorong Lahan 100 Hektare di Cianjur Ditanami Jagung Hingga Singkong

Prabowo mendorong pengelolaan lahan terpadu di Cianjur seluas 100 hektare ditanami jagung hingga singkong untuk mencegah krisis pangan.


Survei Indikator: Elektabilitas AHY dan Puan Maharani Konsisten Menguat

2 hari lalu

Survei Indikator: Elektabilitas AHY dan Puan Maharani Konsisten Menguat

Dalam simulasi 19 nama semi terbuka, Ketua Umum Partai Demokrat AHY berada di peringkat 5 dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani di peringkat 7.


PKB dan Gerindra Sama-sama Usung Ketum Jadi Capres, Fadli Zon Bicara Elektabilitas

3 hari lalu

PKB dan Gerindra Sama-sama Usung Ketum Jadi Capres, Fadli Zon Bicara Elektabilitas

PKB berkukuh mengusung Cak Imin sebagai capres 2024. Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menyebut keputusan ini merupakan mandat dari muktamar.


Fadli Zon Anggap Kedekatan Prabowo dan Jokowi Tak akan Mengerucut pada Duet di Pilpres 2024

3 hari lalu

Fadli Zon Anggap Kedekatan Prabowo dan Jokowi Tak akan Mengerucut pada Duet di Pilpres 2024

Fadli Zon menilai isu duet Prabowo - Jokowi mesti ditinjau fatsun politiknya.