Jokowi Minta Saran Soal Pengembangan SDM ke Habibie

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kanan) menyambut kedatangan presiden ketiga BJ Habibie di Istana Negara, Jakarta, 13 Oktober 2015. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Presiden Jokowi (kanan) menyambut kedatangan presiden ketiga BJ Habibie di Istana Negara, Jakarta, 13 Oktober 2015. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku meminta saran kepada Presiden RI ketiga, B. J. Habibie, mengenai pengembangan sumber daya manusia. Jokowi menghubungi Habibie melalui video conference di Presidential Lounge, Jakarta, Senin, 14 Januari 2019.

    Baca juga: Kubu Prabowo Kritik Jokowi soal Bank Tani, Begini Respons Istana

    Jokowi mengatakan bahwa pemerintah saat ini fokus mengembangkan sumber daya manusia besar-besaran. Habibie, kata dia, memberikan banyak masukan. Namun, inti dari masukan Habibie adalah pendidikan dan pembudayaan.

    "Intinya beliau memberikan tekanan kepada pendidikan agar betul-betul diberikan perhatian secara khusus, terutama yang berkaitan dengan vokasi dan pelatihan-pelatihan, training-training, serta pembudayaan. Pendidikan dan pembudayaan," katanya.

    Menurut Jokowi, pembudayaan yang dimaksud Habibie adalah budaya produktivitas, kedisiplinan, dan kerja keras. Habibie, kata Jokowi, juga menyampaikan agar perbedaan-perbedaan budaya yang ada di Indonesia harus menjadi sebuah kekuatan.

    Jokowi sebelumnya menekankan fokus APBN 2019 adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pengelolaan APBN 2019 berfokus pada perbaikan kemakmuran. Setiap pengeluaran harus langsung dirasakan masyarakat.

    Baca juga: Jokowi Minta Edukasi Bencana Mulai Dilakukan Akhir Bulan

    Sri Mulyani menuturkan, salah satu caranya ialah dengan meningkatkan alokasi perbaikan sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.

    Anggaran kesehatan tercatat naik dari Rp 110 triliun di 2018 menjadi Rp 125 triliun di 2019. Sementara anggaran pendidikan naik dari Rp 440 triliun menjadi Rp 495 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.