Persiapan Materi Debat Jokowi Dibantu Yusril hingga Mahfud MD

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD usai mengunjungi Penyidik KPK Novel Baswedan di rumah sakit Jakarta Eyes Center di Menteng, Jakarta Pusat, 11 April 2017. TEMPO/Yohanes Paskalis

    Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD usai mengunjungi Penyidik KPK Novel Baswedan di rumah sakit Jakarta Eyes Center di Menteng, Jakarta Pusat, 11 April 2017. TEMPO/Yohanes Paskalis

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf, Moeldoko membenarkan bahwa Yusril Ihza Mahendra dan Mahfud MD ikut membantu calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi mempersiapkan materi debat.

    Baca: Mengintip Visi Misi Jokowi Bidang HAM di Debat Capres 17 Januari

    "Ya (mereka ikut membantu) bersama banyak pakar dan anggota TKN lainnya," ujar Moeldoko saat ditemui Tempo usai menghadiri acara relawan di bilangan Gambir, Jakarta pada Ahad, 13 Januari 2019.

    Debat kandidat pertama akan digelar pada Kamis depan di Hotel Bidakara, Jakarta. Adu gagasan antar kandidat ini mengangkat tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

    Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani mengatakan Yusril dan Mahfud MD memang aktif memberi masukan tentang hukum dan HAM selama Presiden Jokowi menjabat. "Jadi, tentu ada masukan-masukan yang pernah diberikan kemudian digunakan sebagai bahan untuk debat pertama," ujar Arsul kepada Tempo, kemarin.

    Baca: Moeldoko Minta Relawan Fokus Gaet Suara Swing dan Undecided Voter

    Selain kedua tokoh tersebut, Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Universitas Gajah Mada (UGM) Edward Omar Sharif alias Eddy Hiariej juga menjadi salah satu pakar yang ikut menggodok materi persiapan debat kandidat Paslon 01 ini.

    Edward sempat menjadi saksi ahli dalam kasus mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Kendati, dalam proses sidang, jaksa menolak kesaksian Eddy. "Prof Eddy Hiariej memberi beberapa masukan untuk materi debat pertama," ujar Arsul Sani. Namun, dia enggan membeberkan apa saja masukan Eddy untuk materi debat, karena masih perlu didalami oleh Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.