3 Kali Zulkifli Hasan Disoraki di HUT PDIP, Hasto Minta Maaf

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) buka Kejuaraan Indonesian Student Taekwondo Championship (ISTC) 2 Piala Ketua MPR RI, di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu, 1 Desember 2018.(dok MPR RI)

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) buka Kejuaraan Indonesian Student Taekwondo Championship (ISTC) 2 Piala Ketua MPR RI, di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu, 1 Desember 2018.(dok MPR RI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, telah meminta maaf kepada Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan.

    Baca juga: Zulkifli Hasan Ogah Tanggapi Soal Kader yang Dukung Jokowi

    Permintaan maaf itu dilakukan atas kejadian tak menyenangkan dalam acara perayaan hari ulang tahun (PDIP) ke-46 pada hari ini di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam acara itu, tiga kali Zulkifli Hasan disoraki oleh kader PDIP saat namanya disebut.

    "Kami minta maaf ke Pak Zul. Sebab itu kan dinamika arus bawah, yang apa adanya," ujar Hasto Kristiyanto usai acara di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis 10 Januari 2019.

    Hasto mengklaim, Ketua Umum PAN itu pun telah memaklumi hal tersebut. "Saya bilang Pak Zul minta maaf, lalu beliau mantuk-mantuk (mengangguk) dan kami akan cipika-cipiki," ujar dia.

    Adapun Zulkifli Hasan tak bisa dimintai tanggapan ihwal kejadian tersebut. Dia langsung pergi usai acara, tidak diketahui melalui pintu yang mana. Momen pertama Zulkifli disoraki kader PDIP ketika dia memasuki ruangan dan disambut oleh pembawa acara. "Selamat datang Ketua MPR RI, Bapak Zulkifli Hasan," ujar MC acara, sambutan itu pun kemudian menuai sorakan dari para kader PDIP yang hadir. "Huuuu," sorak para kader.

    Baca juga: Pesan Zulkifli Hasan di Hari Pahlawan: Pemimpin Belajar Menderita

    Begitu pula saat Megawati dan Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyapa Zulhas sebagai undangan. Kader PDIP bersorak keras. "Huuuuuuuu," ujar para kader. Megawati dan Jokowi hanya sempat berhenti sebentar dan meneruskan pidato mereka saat para kader bersorak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.