Cerita Warga Cianjur Berhamburan Saat Gempa Sukabumi Mengguncang

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. REUTRES

    Ilustrasi gempa. REUTRES

    TEMPO.CO, Cianjur - Warga di selatan Cianjur, Jawa Barat, berhamburan keluar rumah karena merasakan guncangan gempa selama 20 detik. Gempa berkekuatan 5,4 magnitudo terpusat di 113 kilometer Barat Daya Sukabumi ini berlangsung pada Sabtu, 8 Januari 2019 sekitar pukul 16.44 WIB.

    Rahmat Efendi, 54 tahun, mengatakan guncangan gempa membuat panik dirinya dan warga di Kecamatan Sindangbarang. Di antaranya lari ke tempat terbuka. Sedangkan penduduk di pinggir pantai berupaya menjauh dari bibir laut. Selain berlari ada yang menunggang sepeda motor.

    Pada malam sebelumnya, warga merasakan gempa yang terpusat di Tasikmalaya. "Ini kedua kalinya gempa di wilayah selatan. Pertama gempa pada Senin malam yang pusatnya di Tasikmalaya. Kedua sore tadi di Sukabumi. Warga panik dan berhamburan ke luar rumah mencari tempat terbuka," katanya.

    Setelah satu jam dan ombak air laut terlihat tetap normal, warga berangsur-ansur kembali ke rumah. "Ditambah setelah mendapatkan informasi dari BMKG bahwa gempa tidak berpotensi tsunami, sebagian warga kembali ke rumah sebagian yang lain masih ketakutan."

    Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Cianjur, Sugeng Supriyatno, mengatakan gempa yang terjadi dua hari itu terasa sampai Cianjur. "Kami masih melakukan pendataan, sejauh ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa yang terjadi malam kemarin dan sore ini," kata Sugeng.

    Gempa Pengandaran


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.