Dalam Penggerebekan, Polisi Membantah Vanessa Angel Telah Dijebak

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vanessa Angel (kedua kiri) didampingi Jane Shalimar seusai menjalani pemeriksaan terkait kasus prostitusi daring di Polda Jawa Timur, Surabaya, Ahad, 6 Desember 2019. Polda Jatim telah menetapkan tersangka kepada dua orang yang berperan sebagai muncikari berinisial ES (37) dan TN (28) asal Jakarta. ANTARA/Didik Suhartono

    Vanessa Angel (kedua kiri) didampingi Jane Shalimar seusai menjalani pemeriksaan terkait kasus prostitusi daring di Polda Jawa Timur, Surabaya, Ahad, 6 Desember 2019. Polda Jatim telah menetapkan tersangka kepada dua orang yang berperan sebagai muncikari berinisial ES (37) dan TN (28) asal Jakarta. ANTARA/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Surabaya - Kepolisian Daerah Jawa Timur membantah pernyataan kuasa hukum Vanessa Angel yang menuding kliennya dijebak saat penggerebekan kasus prostitusi online di Surabaya beberapa waktu lalu.

    "Setiap kuasa hukum pasti membela kliennya. (Tetapi) Kita tidak berpolemik, fakta yang membuktikan. Kalau dia dijebak kenapa berada di hotel," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Surabaya, Selasa, 8/1.

    Berita terkait:  Polisi Buka Sedikit Identitas R, Pengusaha di Kasus Vanessa Angel

    Barung meminta semua pihak tidak memicu polemik. Sebab, polisi hanya menyampaikan fakta yang ada. "Silakan saja apa yang dibantah oleh kuasa hukumnya. Tapi fakta yang kita haturkan sesuai apa yang kita dapatkan di TKP."

    Sebelumnya pengacara Vanessa, Muhammad Zakir Rasyidin meyakini bahwa kliennya telah dijebak. "Klien saya murni di jebak. Oleh siapa? Patut diduga orang itu adalah yang mengundang klien saya," kata Zakir.

    Sosok Siska yang juga ditangkap bersama Vanessa, saat ini statusnya telah ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan sebagai germo. Zakir mengatakan meskipun Siska diduga germo, hal itu tidak serta merta dapat disimpulkan kliennya terlibat praktik prostitusi online.

     

    Sebab, kata dia, selain Vanessa Angela masih terdapat satu orang lainnya yang juga diduga terlibat, yakni model majalah pria dewasa, Avriellya Shaqqila.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.