Alasan Tim Jokowi Minta Tina Talisa Bantu Persiapan Debat Pilpres

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tina Talisa. Tabloidbintang.com

    Tina Talisa. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Konten Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Fiki Satari, membenarkan bahwa Tina Talisa akan ikut membantu persiapan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 menghadapi debat pemilihan presiden. Debat pilpres akan digelar perdana pada 17 Januari mendatang dengan tema masalah hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

    Baca: Panelis: Pertanyaan Debat Pilpres Tidak Memojokkan Pasangan Calon

    Fiki mengatakan Tina dipercaya turut bergabung di timnya karena latar belakangnya sebagai mantan presenter yang tahu media. Selain itu, dia menambahkan, Tina kini juga telah menjadi bagian dari TKN. Jabatannya sebagai Wakil Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan. Pada saat pilpres 2014, dia juga ikut membantu persiapan penampilan Jokowi.

    Terkait persiapan untuk penampilan Jokowi dan Ma'ruf pada debat pilpres nanti, Fiki mengatakan, timnya terus berkoordinasi. Pada Ahad lalu, kata dia, tim juga telah menggelar rapat koordinasi bersama pakar membahas materi debat. "Kami rutin bertemu untuk masing-masing menyampaikan laporan sekaligus berkoordinasi," ujarnya saat dihubungi Tempo, Selasa, 8 Januari 2019.

    Dalam persiapan debat pilpres ini, ada empat direktorat di tim Jokowi-Ma'ruf yang terlibat. Mereka adalah Direktorat Konten, Direktorat Komunikasi Politik, Direktorat Program, dan Direktorat Kampanye.

    Baca: KPU Bocorkan Pertanyaan Debat Pilpres, Beragam Respons Muncul

    "Direktorat juga dibantu sejumlah pakar yang 'mengisi konten' atau materi debat pilpres dan 'mengisi penampilan' kandidat," ujar Usman Kansong saat dihubungi Tempo pada Senin, 31 Desember 2018.

    Terkait persiapan materi debat, tim pemenangan Jokowi bisa mempersiapkan jawaban-jawabannya. Sebab, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memberikan kisi-kisi materi debat sebelum perhelatan dimulai. Komisioner KPU Pramono Tanthowi mengatakan lembaganya sudah mempertimbangkan keputusan memberi pasangan capres-cawapres daftar pertanyaan debat.

    "Tujuannya untuk mengembalikan debat ke khittahnya," kata Pramono dalam keterangan tertulis, Ahad, 6 Januari 2019. Ia mengatakan kisi-kisi tersebut akan diberikan sepekan sebelum debat.

    Debat pertama Pilpres 2019 akan dilaksanakan pada 17 Januar. KPU dan panelis masih menyusun daftar pertanyaan dengan tema seputar isu hukum, korupsi, HAM, dan terorisme. Nanti, daftar pertanyaan ini akan diserahkan kepada setiap pasangan calon.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.