KPK Ingin Penyerang Novel Ditemukan Tanpa Menunggu Debat Pilpres

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyidik KPK Novel Baswedan melihat layar yang menunjukkan jam hitung sejak penyerangan terhadap dirinya, di gedung KPK, Selasa, 11 Desember 2018. Jam tersebut merupakan penanda belum terungkapnya kasus penyiraman air keras yang dialami Novel pada 11 April 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    Penyidik KPK Novel Baswedan melihat layar yang menunjukkan jam hitung sejak penyerangan terhadap dirinya, di gedung KPK, Selasa, 11 Desember 2018. Jam tersebut merupakan penanda belum terungkapnya kasus penyiraman air keras yang dialami Novel pada 11 April 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespon permintaan Wadah Pegawai untuk memasukan komitmen penuntasan kasus Novel Baswedan ke dalam materi debat Pemilihan Presiden 2019. KPK menyatakan menginginkan penyerang Novel ditangkap tanpa harus menunggu pilpres.

    "Kami sangat ingin agar penyerang Novel bisa ditemukan tanpa harus menunggu debat tanggal 17 Januari nanti," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di kantornya, Jakarta, Senin, 7 Januari 2018.

    Baca: Wadah Pegawai KPK Desak Teror Novel Masuk Materi Debat Capres

    Febri menuturkan KPK juga telah menaruh perhatian lebih terhadap perlindungan pegawai sejak Novel disiram air keras pada 11 April 2017. Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif pada Desember 2018 mengatakan  tengah menyiapkan sistem panic button untuk menjaga pegawainya. Pegawai dapat mengaktifkan sistem itu bila merasa dalam bahaya. Ketika sistem aktif, lokasi pegawai dan keadaan yang dialaminya akan masuk ke dalam sistem. Dengan begitu, tim keamanan KPK dapat dengan cepat menyusul si pegawai.

    Desakan memasukan kasus Novel dan keamanan pegawai KPK ke dalam materi debat capres datang dari Wadah Pegawai KPK. Wadah pegawai menilai perlindungan terhadap penegak hukum merupakan bagian tak terpisahkan dari pemberantasan korupsi. "Jika jadi panelis, pimpinan berkewajiban menanyakan komitmen pemberantasan korupsi kepada para capres termasuk penuntasan kasus bang Novel," kata Ketua WP KPK, Yudi Purnomo Harahap.

    Simak: Andi Arief: Jokowi Tuntaskan dulu Novel Baswedan, Baru Bicara HAM

    Permintaan wadah pegawai muncul menyusul rencana Ketua KPK Agus Rahardjo menjadi salah satu panelis dalam debat Pilpres 2019 putaran pertama yang berlangsung 17 Januari 2019. Debat capres ini akan mengusung tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.

    Meski menjadi panelis, Agus mengatakan tidak akan hadir dalam acara debat. Keterlibatannya hanya sebatas pada penyusunan materi debat. Dia emoh datang untuk menjaga independensi KPK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.