Andi Arief Ancam Geruduk, Arya Sinulingga: Aku Tunggu, Enggak Ada

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Arya Sinulingga. ANTARA/Ismar Patrizki

TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Perindo Arya Sinulingga menyatakan tak takut akan ancaman politikus Demokrat Andi Arief yang mengatakan akan menggeruduk rumahnya. "Malah aku tunggu-tunggu, enggak ada yang geruduk," ujar Arya di Posko Cemara, Jakarta pada Senin, 7 Januari 2019.

Baca juga: Hoax 7 Kontainer Surat Suara, Pakar: Sulit Menjerat Andi Arief

Arya juga mengatakan, tak khawatir akan
dilaporkan. Sebab, soal pembuktian merupakan ranah hukum. "Saya kan juga bisa melapor. Beliau secara terbuka mau geruduk rumah saya, itu juga bisa buat ketidaknyamanan dan membuat orang merasa terancam," ujar dia.

Kendati demikian, Arya menyayangkan langkah Andi Arief sebagai aktivis 98 yang main lapor saja. "Saya mengajak debat terbuka. Kami sangat menghargai debat intelektual sesama aktivis. Jangan geruduk-geruduk rumah, ajak saya ngopi-ngopi, saya buktikan omongan dia hoaks," ujar dia.

Sebelumnya nama Arya Sinulingga disebut Andi Arief dalam cuitannya sebagai salah satu orang yang ikut memfitnah dirinya. Andi berencana melaporkan beberapa orang yang menyebutnya sebagai penyebar hoaks tujuh kontainer surat suara.

Selain Arya ada nama lain seperti Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto,; anggota Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin; dan politikus Partai Solidaritas Indonesia Guntur Romli.

Baca juga: Alasan Polri Mencari Rumah Politikus Andi Arief di Lampung

"Besok saya akan laporkan ke Bareskrim para pemfitnah. Saya akan geruduk juga dengan baik-baik rumah mereka untuk saya jemput memudahkan tugas polisi. Saya sudah buat tim," ujar Andi dalam cuitan di akun Twitter resminya, @AndiArief_, Ahad, 6 Januari 2018.






Kemendagri Bantah Ada Utusan Jokowi ke Demokrat Bahas Pengisian Wagub Papua

3 hari lalu

Kemendagri Bantah Ada Utusan Jokowi ke Demokrat Bahas Pengisian Wagub Papua

Kemendagri membantah soal adanya utusan Jokowi ke Partai Demokrat untuk membahas pengisian posisi kursi Wagub Papua.


Andi Arief Anggap Argumentasi Pemerintah soal Pengalihan Subsidi BBM Fiksi

23 hari lalu

Andi Arief Anggap Argumentasi Pemerintah soal Pengalihan Subsidi BBM Fiksi

Jokowi mengatakan lebih dari 70 persen subsidi BBM justru dinikmati oleh golongan masyarakat yang mampu, yaitu pemilik mobil-mobil pribadi


Partai Demokrat Ungkap Skenario Penjegalan Anies Baswedan sebagai Capres

23 hari lalu

Partai Demokrat Ungkap Skenario Penjegalan Anies Baswedan sebagai Capres

Partai Demokrat menilai ada pihak yang berusaha membatasi peluang calon presiden lain untuk berlaga pada pemilihan umum 2024.


Jawaban Stafsus Menteri BUMN Soal Kabar Dirut Taspen Kelola Dana Capres dan Wanita Simpanan

28 hari lalu

Jawaban Stafsus Menteri BUMN Soal Kabar Dirut Taspen Kelola Dana Capres dan Wanita Simpanan

Kementerian BUMN menjelaskan isu pengelolaan dana capres Rp300 triliun oleh Direktur Utama Taspen yang dikaitkan dengan adanya wanita simpanan.


Jaksa KPK Minta Hakim Rampas Uang Pengembalian Andi Arief

35 hari lalu

Jaksa KPK Minta Hakim Rampas Uang Pengembalian Andi Arief

Abdul Gafur disebut memberikan sebagian uang yang diterimanya Rp150 juta kepada Andi Arief,r Rp50 juta ke Jemmy Setiawan, dan Rp50 juta ke Syarif


SBY Absen di Sidang Tahunan MPR 16 Agustus 2022

42 hari lalu

SBY Absen di Sidang Tahunan MPR 16 Agustus 2022

Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY tahun ini kembali tak bisa mengikuti sidang tahunan MPR. Ada acara di luar negeri.


Andi Arief Serahkan Duit dari Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur ke KPK

25 Juli 2022

Andi Arief Serahkan Duit dari Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur ke KPK

Andi Arief menyerahkan uang Rp 50 juta yang dia terima dari Bupati Penjam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud ke KPK.


Pimpinan KPK Bilang Pengurus Partai Harusnya Bisa Dijerat Pasal Penerima Suap

22 Juli 2022

Pimpinan KPK Bilang Pengurus Partai Harusnya Bisa Dijerat Pasal Penerima Suap

Alex mengatakan KPK belum bisa menjerat pengurus partai yang menerima uang. Aturan yang ada menyebut pengurus partai bukan penyelenggara negara.


KPK Dalami Pemberian Uang Rp 50 Juta ke Andi Arief dari Bupati Penajam Paser Utara

21 Juli 2022

KPK Dalami Pemberian Uang Rp 50 Juta ke Andi Arief dari Bupati Penajam Paser Utara

KPK akan mengkonfirmasi kembali penerimaan uang oleh Andi Arief. Konfirmasi akan dilakukan kepada saksi lainnya dan juga Abdul Gafur selaku terdakwa.


Soal Sponsor Formula E, Jubir Menteri BUMN Sebut Alasan Waktu Proposal Masuk

3 Juni 2022

Soal Sponsor Formula E, Jubir Menteri BUMN Sebut Alasan Waktu Proposal Masuk

Juru bicara Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga menyesalkan pernyataan negatif yang seakan BUMN tidak mendukung Formula E