Relawan Prabowo Bakal Balas Beri Award PSI sebagai Partai Teralay

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jaringan Relawan Prabowo -Sandi (JARPAS) melaporkan Partai Solidaritas Indoensia (PSI) ke Reskrimsus Polda Metro Jaya terkait dengan penghargaan yang menyinggung capres dan cawapres usungan mereka. Laporan tersebut disampaikan pada Sabtu sore, 5 Januari 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Jaringan Relawan Prabowo -Sandi (JARPAS) melaporkan Partai Solidaritas Indoensia (PSI) ke Reskrimsus Polda Metro Jaya terkait dengan penghargaan yang menyinggung capres dan cawapres usungan mereka. Laporan tersebut disampaikan pada Sabtu sore, 5 Januari 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta-Jaringan Relawan Prabowo - Sandi (JARPAS) berencana membalas guyon award Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan memberi penghargaan serupa. Ketua Divisi Advokasi JARPAS Sura Supriatna mengatakan pihaknya bakal mengganjar PSI dengan predikat partai ter-alay.

    "JAPRAS akan mengkaji bahwa PSI itu partai ter-alay sedunia. Nah itu akan kita berikan juga award-nya," kata Sura saat ditemui di Polda Metro Jaya, Sabtu, 5 Januari 2019.

    Baca: Penghargaan Kebohongan Terlebay dari PSI untuk Prabowo Subianto

    Pernyataan tersebut dilatari perasaan tak terima relawan loyalis Prabowo terhadap sikap PSI memperlakukan capres dan cawapres yang mereka dukung. PSI sebelumnya melempar sejumlah unggahan penghargaan nyeleneh ke Twitter. Penghargaan itu menampilkan nama Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan politikus Demokrat Andi Arief sebagai tokoh kebohongan dan ter-lebay awal 2019.

    Dalam sejumlah potret, PSI tampak memberikan award itu dalam bentuk piagam. Di dalamnya termaktub tanda tangan dan nama terang Ketua Umum PSI Grace Natalie dan sekretaris jenderal Raja Juli Antoni.

    Simak: Bakal Dipolisikan soal Award, PSI: Kami Tak Melanggar Hukum

    Sura mengklaim timnya bakal melakukan riset dan kajian untuk melempar serangan balasan kepada PSI. Selain mengganjar award serupa, JARPAS berencana melaporkan partai berlogo bunga mawar itu ke Polda Metro Jaya. Mengawali pelaporan itu, Sura telah berkonsultasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) pada Sabtu sore.

    Sedianya laporan itu bakal langsung dilayangkan. Namun berkas mereka kurang lengkap. Adapun sebagai penguat aduan, Sura menyebut telah membawa barang bukti berupa tangkapan layar award ala PSI yang diunggah di Twitter akun partai itu. "Namun kami kurang membawa surat kuasa," ujar Sura. Surat kuasa yang dimaksud ialah surat bertanda tangan Ketua Umum JAPRAS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?