Ridwan Kamil: Pemimpin Harus Punya Mimpi, Problem Solver dan Inovatif

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan arahan kepada para ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) se-Jabar pada forum OSIS daerah, di Aula Ki Hadjar Dewantara kantor Dinas Pendjdikan Jabar, Sabtu,  5 Januari 2019.(dok Pemprov Jabar)

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan arahan kepada para ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) se-Jabar pada forum OSIS daerah, di Aula Ki Hadjar Dewantara kantor Dinas Pendjdikan Jabar, Sabtu, 5 Januari 2019.(dok Pemprov Jabar)

    INFO JABAR-- Syarat menjadi pemimpin harus memiliki visi atau mimpi, sebagai problem solver atau pemecah masalah dan inovatif. Tiga syarat ini disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kepada para ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) se-Jabar pada forum OSIS daerah, di Aula Ki Hadjar Dewantara kantor Dinas Pendjdikan Jabar, Sabtu, 5 Januari 2019.

    Visi, menurut Emil, sapaan Gubernur, wajib dimiliki seorang pemimpin. Begitupun bagi ketua OSIS, visi tak boleh sama dengan ketua sebelumnya. Visi Emil sendiri sebagai Gubernur ingin menjadikan Jabar provinsi pariwisata terbaik, provinsi digital dan terinovatif dengan kalimat semangat juara lahir batin.

    "Seorang pemimpin harus punya visi atau mimpi, jangan melanjutkan kepemimpinan yang sebelumnya tapi buat mimpi baru. Kenapa bangsa ini merdeka karena Bung Karno punya mimpi," ujar Emil kepada 260 ketua OSIS yang hadir.

    Emil menambahkan, pemimpin juga harus menjadi problem solver dengan turun tangan langsung menyelesaikan masalah di lapangan.

    "Pemimpin hari ini harus turun tangan bukan tunjuk tangan dan terakhir harus inovatif yaitu memiliki cara yang berbeda dalam hal apapun," katanya.

    Dalam forum OSIS yang bertemakan "A good leader is example form the best character" ini, Emil juga menitipkan tentang nilai-nilai kepemimpinan agar para pelajar menjadi teladan di sekolahnya. Yaitu nilai ilmu, ahlak, iman dan kesehatan.

    Tahun 2045 Indonesia akan mengalami bonus demografi dimana diprediksi akan menjadi negara terkuat di dunia dalam ekonomi. Untuk itu Emil minta kepada para pelajar saat ini untuk mempersiapkannya karena 26 tahun yang akan datang mereka akan menjadi pemimpin di daerahnya masing-masing.

    "Bekalnya saya sampaikan supaya mereka menjadi pemimpin visioner, kompetitif, ini adalah investasi kami agar kami punya stok calon-calon pemimpin di masa depan yang dibekali dengan kearifan-kearifan di generasi kami sekarang," kata Emil.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gaji Gubernur dan Perbandingan Luas Jawa Tengah dengan Malaysia

    Dalam Debat Pilpres 2019 pertama pada 17 Januari 2019, Prabowo Subianto menyinggung besaran gaji gubernur dengan mengambil contoh Jawa Tengah.