Hoax 7 Kontainer Surat Suara, Pakar: Sulit Menjerat Andi Arief

Reporter

Andi Arief. twitter.com

TEMPO.CO, Jakarta-Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar berpendapat sulit bagi polisi menjerat Andi Arief karena cuitannya terkait kasus penyebaran berita bohong atau hoax 7 kontainer surat suara tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Tweet yg disebar Andi Arief adalah permohonan konfirmasi dan perhatian untuk mencek kebenaran sebuah isu, tidak menenuhi unsur ketentuan-ketentuan pidana UU ITE, sehingga sulit untuk dijerat," ujar Fickar saat dihubungi Tempo, Sabtu, 5 Januari 2019.

Baca: Andi Arief Cuit Digeruduk Polisi, Kubu Jokowi: Masih Percaya?

Fickar menjelaskan ada beberapa peraturan perundang-undangan untuk melawan dan mencegah meluasnya dampak negatif hoax, antara lain; Pasal 28 ayat 1 dan 2 UU No. 11 tahun 2008 tentang ITE, Pasal 14 dan 15 UU No. 1 tahun 1946, Pasal 311 dan 378 KUHP.

Berdasarkan ketentuan perundang-undangan itu, ujar Fickar, pembuat berita pertama yang seharusnya dapat dijerat dengan UU tersebut. "Terhadap Andi Arief terbuka kemungkinan dapat dijerat dengan UU Pemilu yang dapat dikatagorikan sebagai perbuatan yang mengganggu tahapan pemilu," ujar dia.

Simak: Bantah Geruduk, Polri: Rumah Andi Arief Dijual Sejak 2014

Isu 7 kontainer surat suara tercoblos ini awalnya berembus dari rekaman suara yang tidak diketahui siapa pemiliknya tersebar di grup WhatsApp. "Ini sekarang ada 7 kontainer di Tanjung Priok, sekarang lagi geger. Marinir sudah turun, dibuka satu (kontainer). Isinya kartu suara yang dicoblos nomor 01. Dicoblos Jokowi. Itu kemungkinan dari China itu," begitu kira-kira potongan kalimat orang di rekaman suara tersebut dengan nada panik.

Andi Arief kemudian mencuit berdasar rekaman yang beredar itu. “Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya, karena ini kabar sudah beredar,” cuit Andi lewat akun Twitternya, @AndiArief_ , beberapa hari lalu. Namun, tulisan itu kemudian dihapus.

Lihat: 7 Kontainer Surat Suara, Andi Arief Tak Peduli Dilaporkan

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf melaporkan Andi Arief atas dugaan tindak pidana penyebaran berita palsu atau hoaks ke Badan Reserse Kriminal Polri dengan nomor laporan LP/B/0013/I/2019/BARESKRIM ter tanggal 3 Januari 2019.

Andi Arief sendiri tak ambil pusing dengan pelaporan terhadap dirinya dan mempersilakan siapapun untuk melaporkan dirinya. Politikus Partai Demokrat ini  malah menyalahkan kubu Jokowi. "Hasto Sekjen PDIP buta huruf. Suruh baca tweet saya dengan jelas. Saya mengimbau supaya dicek. Karena isu itu sudah dari sore muncul. Bahkan Ketua KPU sendiri mengakui dia mendapat kabar dari sore. KPU bergerak setelah himbauan saya," cuit Andi Arief lewat akun twitter-nya.

Tonton video Andi Arief akan laporkan orang yang menyebutnya penyebar hoax disni






Beredar Video Penculikan Anak Dimasukkan ke Dalam Karung di Bekasi, Polisi Pastikan Hoax

1 hari lalu

Beredar Video Penculikan Anak Dimasukkan ke Dalam Karung di Bekasi, Polisi Pastikan Hoax

Kapolres Bekasi meminta masyarakat tidak panik namun tetap waspada dengan maraknya isu penculikan anak.


Staf Sri Mulyani Pernah Sebut Hoax Gaji Rp 5 juta Kena Pajak 5 Persen, Tapi Sekarang?

28 hari lalu

Staf Sri Mulyani Pernah Sebut Hoax Gaji Rp 5 juta Kena Pajak 5 Persen, Tapi Sekarang?

Pekerja bergaji minimal Rp 5 juta sebulan akan terkena pajak penghasilan (PPh) sebesar 5 persen. Oktober 2021, staf Sri Mulyani pernah sebut hoax.


Andi Arief Singgung soal Kubu Hasto, PDIP: Jangan Coba-coba Memecah Belah

8 November 2022

Andi Arief Singgung soal Kubu Hasto, PDIP: Jangan Coba-coba Memecah Belah

Said Abdullah, menanggapi Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief, yang menyebut kubu Hasto di PDIP cenderung lebih sombong


Andi Arief Sebut Jokowi Terlalu Mencampuri Kedaulatan Partai Soal Capres 2024

8 November 2022

Andi Arief Sebut Jokowi Terlalu Mencampuri Kedaulatan Partai Soal Capres 2024

Menurut Andi Arief, belakangan ini Jokowi kerap meng-endorse Capres. Adapun sosok yang didukung Jokowi disebut Andi berganti-ganti.


Anies Baswedan: Jangan Mau Dibentrok-bentrokkan, Pilpres Nanti Februari 2024

5 November 2022

Anies Baswedan: Jangan Mau Dibentrok-bentrokkan, Pilpres Nanti Februari 2024

Anies Baswedan mengajak masyarakat jangan pernah mengirimkan hoax atau informasi bohong. Selama ini yang dihadapi adalah hoax.


Ini Bagian di Twitter yang Terdampak Kebijakan Pemangkasan Elon Musk

5 November 2022

Ini Bagian di Twitter yang Terdampak Kebijakan Pemangkasan Elon Musk

Beberapa eksekutif menyusul CEO Parag Agrawal yang sudah langsung dipecat Elon Musk saat dirinya memastikan menjadi pemilik Twitter pekan lalu.


Tanggapi Jusuf Kalla soal Cawapres Anies Baswedan, Andi Arief: Elektabilitas dan Popularitas itu Penting

29 Oktober 2022

Tanggapi Jusuf Kalla soal Cawapres Anies Baswedan, Andi Arief: Elektabilitas dan Popularitas itu Penting

Andi Arief menilai elektabilitas cawapres penting untuk mendorong Anies Baswedan memenangkan Pilpres 2024.


AHY Diusulkan sebagai Cawapres Anies, Andi Arief: Ada Daya Dorong untuk Menang

25 Oktober 2022

AHY Diusulkan sebagai Cawapres Anies, Andi Arief: Ada Daya Dorong untuk Menang

AHY digadang Demokrat bakal disodorkan kepada calon mitra koalisi sebagai cawapres Anies Baswedan.


Kemendagri Bantah Ada Utusan Jokowi ke Demokrat Bahas Pengisian Wagub Papua

24 September 2022

Kemendagri Bantah Ada Utusan Jokowi ke Demokrat Bahas Pengisian Wagub Papua

Kemendagri membantah soal adanya utusan Jokowi ke Partai Demokrat untuk membahas pengisian posisi kursi Wagub Papua.


Andi Arief Anggap Argumentasi Pemerintah soal Pengalihan Subsidi BBM Fiksi

4 September 2022

Andi Arief Anggap Argumentasi Pemerintah soal Pengalihan Subsidi BBM Fiksi

Jokowi mengatakan lebih dari 70 persen subsidi BBM justru dinikmati oleh golongan masyarakat yang mampu, yaitu pemilik mobil-mobil pribadi