KPK Putuskan Terlibat dalam Debat Pilpres Pertama

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara KPK, Febri Diansyah, memberikan keterangan kepada awak media di gedung KPK, Jakarta, Senin, 8 Oktober 2018. Penyidik KPK telah mengembangkan penanganan perkara dugaan korupsi dalam pembangunan Dermaga Sabang tahun 2006-2011, dan menetapkan dua tersangka baru, yakni Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan orang kepercayaan Irwandi Yusuf, Izil Azhar, atas penerimaan gratifikasi sebesar Rp 32 miliar. TEMPO/Imam Sukamto

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah, memberikan keterangan kepada awak media di gedung KPK, Jakarta, Senin, 8 Oktober 2018. Penyidik KPK telah mengembangkan penanganan perkara dugaan korupsi dalam pembangunan Dermaga Sabang tahun 2006-2011, dan menetapkan dua tersangka baru, yakni Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan orang kepercayaan Irwandi Yusuf, Izil Azhar, atas penerimaan gratifikasi sebesar Rp 32 miliar. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk terlibat dalam debat pilpres 2019. Lembaga antirasuah tersebut akan berperan memberikan saran hingga penyusunan materi debat pertama terkait isu korupsi.

    Baca: Kubu Prabowo Minta Masukan Eks Pimpinan KPK dan Aktivis HAM

    "Setelah dipertimbangkan, dalam upaya pencegahan korupsi dan korupsi menjadi perhatian seluruh pihak, termasuk pasangan calon presiden, maka KPK memutuskan terlibat dalam debat Pilpres," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat, 4 Desember 2019.

    Febri menegaskan keterlibatan KPK hanya sebatas substansi, yaitu dengan ikut dalam pertemuan pakar atau panelis dalam pembahasan debat itu. Perwakilan KPK nantinya akan memberikan poin-poin krusial terkait isu korupsi.

    Termasuk juga, kata Febri, KPK akan ikut terlibat dalam penyusunan materi debat yang akan digelar pada 17 Januari 2019 dengan tema tentang hukum, hak asasi manusia, korupsi dan terorisme.

    Baca: Timses Jokowi Setuju Ada Penyampaian Visi Misi Asalkan....

    Febri menyebutkan hingga saat ini KPK masih mempertimbangkan untuk hadir atau tidak sebagai panelis dalam debat nantinya. Menurut dia, KPK harus melihat aspek risiko independensi lembaga antirasuah tersebut jika hadir dalam debat, ditambah juga KPK merupakan instansi penegak hukum.

    Sebelumnya KPU meminta salah satu pimpinan KPK menjadi panelis debat pertama Pilpres 2019 tanggal 17 Januari 2019. KPU pun telah mengirim surat ke KPK untuk meminta nama salah satu pimpinan lembaga antikorupsi itu yang akan dijadikan panelis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.