Jokowi Meresmikan 3 Rusun dan Jembatan Ngujang II di Tulungagung

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo blusukan di Pasar Grosir Ngemplak, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat, 4 Januari 2019. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Joko Widodo blusukan di Pasar Grosir Ngemplak, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat, 4 Januari 2019. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan tiga rumah susun beserta Jembatan Ngujang II di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat, 4 Januari 2019. Empat proyek tersebut dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    Jokowi menuturkan dua rumah susun itu ditujukan untuk mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung dan STKIP PGRI. Sedangkan satunya merupakan Rusunawa MBR Jepun.

    Baca: Hari Kedua di Jawa Timur, Jokowi Kunjungi Tiga Kabupaten

    "Memang fasilitas-fasilitas ini diperlukan untuk mahasiswa dan tadi saya masuk ke ruangan-ruangan saya kira kualitas pengerjaannya juga sangat bagus," kata Jokowi di halaman rusun STKIP PGRI, Tulungagung seperti dilansir keterangan tertulis dari Biro Pers Sekretariat Presiden.

    Jokowi menuturkan pemerintah telah membangun sebanyak 275 rumah susun khusus mahasiswa. Sebanyak 45 rumah di antaranya dibangung di Jawa Timur.

    Simak: Jokowi Minta Dana Desa Mulai Digunakan untuk Pemberdayaan ...

    Menurut Jokowi  proyek tiga rusun ini dikerjakan oleh penyedia perumahan yang dibentuk Kementerian PUPR. Pada 2016, kementerian yang dipimpin oleh Basuki Hadimuljono itu membentuk 33 penyedia perumahan di 33 provinsi di Indonesia. Ketiga rusun tersebut dibangun dengan anggaran sebesar Rp 37,92 miliar.

    Selain meresmikan rusun,  Jokowi sekaligus meresmikan Jembatan Ngujang II. Proyek itu dibangun mulai 2018  dengan nilai kontrak sebesar Rp 35,5 miliar. Jembatan dibangun untuk mengatasi kemacetan di jalan nasional yang melintasi Kota Tulungagung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.