Relawan Jokowi Mania Laporkan Tengku Zulkarnain ke Polisi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Relawan Jokowi Mania mengadakan diskusi fenomena tagar #2019GantiPresiden dan #2019TetapJokowi di rumah makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, 21 April 2018. Tempo/Imam Hamdi

    Relawan Jokowi Mania mengadakan diskusi fenomena tagar #2019GantiPresiden dan #2019TetapJokowi di rumah makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, 21 April 2018. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Relawan Jokowi Mania melaporkan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain ke Badan Reserse Kriminal Polri, Jumat, 4 Januari 2019. Zulkarnain dipolisikan atas dugaan menyebarkan kabar hoaks surat suara.

    Baca juga: Ini Penjelasan MUI Kalimantan Barat 

    Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/0019/I/2019/BARESKRIM tertanggal 4 Januari 2019.

    "Hari ini kami melaporkan akun yang melaporkan berita bohong di twitter dan laporan kami diterima oleh Bareskrim Mabes Polri. Kami hanya laporin Tengku Zulkarnain saja," kata Ketua Umum Jokowi Mania, Emmanuel Ebenezer, saat dikonfirmas, Jumat, 4 Januari 2019.

    Menurut Emmanuel, Zulkarnain menyebarkan informasi yang berbahaya untuk proses demokrasi Indonesia yang saat ini sedang berlangsung. Meski dalam cuitannya dia hanya meneruskan cuitan orang lain dan telah dihapus, namun Emmanuel tetap menyebut Zulkarnain salah karena sempat turut menyebarkan.

    "Harapan kami agar orang tersebut harus mengakui apa yang dia sebarkan ke media. Seolah ada kesengajaaan mereka akan mendelegitimasi bahwa masyarakat tidak percaya KPU," kata Emmanuel.

    Jokowi Mania menyertakan bukti berupa tangkapan layar unggahan Tengku Zulkarnain dalam akun Twitter-nya yang saat ini telah dihapus. Emmanuel pun menilai, ketika Zulkarnain menghapus cuitannya, itu berarti ia mengakui kebohongannya.

    "Itu udah dihapus jadi kelihatan sekali itu bohong, Hoax. Narasi ini mengerikan, ini berita terbohong dalam republik ini mereka mencoba mendelegitimasi Pemilu yang akan berlangsung," ucap Emmanuel.

    Sebelumnya, Tengku Zulkarnain dalam cuitannya, mempertanyakan kebenaran kabar tujuh kontainer berisi surat suara pemilu yang didatangkan dari China sudah di coblos untuk pasangan capres cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Jika info tersebut benar, ia menduga Pemilu 2019 telah dirancang dengan curang. Namun, saat ini unggahan tersebut telah dihapus.

    Mengetahui kabar dirinya dilaporkan ke polisi, dalam cuitan terbarunya, Tengku Zulkarnain justru berterima kasih ke Jokowi Mania. "Alhamdulillah akhirnya dilaporkan juga ke Bareskrim Polri. Terimakasih para @jokowi mania..." cuit Tengku Zulkarnain di akun Twitternya @ustadtengkuzul, Jumat sore 4 Januari 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.