Polri Janji Ungkap Investigasi Kasus 7 Kontainer Surat Suara

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Muhammad Iqbal mengucap sumpah saat serah terima jabatan Kadiv Humas Polri di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Rabu, 14 November 2018. Brigjen Iqbal resmi menggantikan Irjen Setyo Wasisto  sebagai Kadiv Humas Polri. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Muhammad Iqbal mengucap sumpah saat serah terima jabatan Kadiv Humas Polri di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Rabu, 14 November 2018. Brigjen Iqbal resmi menggantikan Irjen Setyo Wasisto sebagai Kadiv Humas Polri. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Polri berjanji bakal mengungkap hasil investigasi kepolisian terkait hoax 7 kontainer surat suara kepada masyarakat. Polisi akan melakukan investigasi menyeluruh dan menindak tegas pelaku berita bohong tersebut.

    Baca juga: Polri: Pasal Berlapis untuk Penyebar Hoax 7 Kontainer Surat Suara

    "Tentu saja pada saatnya polri akan menyampaikan hasil penyelidikan ini kepada publik," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat, 4 Januari 2018.

    Iqbal menyampaikan, Polri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah melakukan pengecekan langsung. Namun setelah dicek, kabar 7 kontainer surat suara tercoblos di Tanjung Priok itu hanyalah hoax.

    "Selaku penanggung jawab dan stakeholder berkumpul di sana ternyata itu bukan saja sekedar hoax, tapi itu fitnah, tidak benar sama sekali," ucap Iqbal.

    KPU dan Bawaslu pun melaporkan kasus hoax 7 kontainer surat suara ini secara resmi ke Bareskrim Polri pada 3 Januari 2018. Saat ini, kata Iqbal penyidik masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti. Iqbal juga menyampaikan, tidak menutup kemungkinan polisi akan memanggil Politikus Demokrat Andi Arief, terkait unggahan twitternya soal tujuh kontainer surat suara.

    Baca juga: 5 Fakta dan Kronologis Hoax 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos

    "Semua tidak menutup kemungkinan akan diminta keterangan, siapapun di balik ini kami akan proses hukum tegas," kata Iqbal.

    Bareskrim Polri pun telah menyiapkan pasal berlapis dari Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) dan UU Tindak Pidana Pemilu untuk tersangka penyebar hoax atau berita bohong tujuh kontainer surat suara tercoblos itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.