Penghargaan Kebohongan Terlebay dari PSI untuk Prabowo Subianto

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bersalaman dengan warga yang menghadiri peringatan 14 tahun tsunami Aceh di Pelabuhan Pendaratan Ikan, Lampulo, Banda Aceh, Rabu, 26 Desember 2018. Dalam kunjungannya ke Aceh, Prabowo juga menemui relawan pemenangan Pilpres 2019. ANTARA

    Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bersalaman dengan warga yang menghadiri peringatan 14 tahun tsunami Aceh di Pelabuhan Pendaratan Ikan, Lampulo, Banda Aceh, Rabu, 26 Desember 2018. Dalam kunjungannya ke Aceh, Prabowo juga menemui relawan pemenangan Pilpres 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan penghargaan terlebay awal tahun 2019 kepada calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto hari ini, Jumat, 4 Januari 2019. Penghargaan diberikan oleh PSI dalam bentuk piagam dan piala.

    "Kami akan mengirimkan penghargaan ini ke kantor Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga dengan ojek online siang ini," kata Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni di kantor DPP PSI, Jakarta pada Jumat, 4 Januari 2019.

    Baca: PSI Datangi Gedung DPR Tuntut Transparansi ...

    Juru bicara PSI Dara Adinda Kesuma Nasution mengatakan penghargaan itu sebagai peringatan agar kampanye tidak diisi dengan kebohongan dan fitnah. "Kami ingin politik kita naik kelas," ujar Dara.

    Ketua DPP PSI Tsamara Amany mengatakan penghargaan kebohongan awal tahun yang dibuat untuk Prabowo didasarkan pada pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra itu tentang selang cuci darah di  Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), digunakan untuk 40 pasien.

    Baca: Soal Instruksi Selamat Natal, PSI: Banyak ...

    Prabowo menyinggung selang cuci darah RSCM saat membahas masalah keuangan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam Ceramah Kebangsaan Akhir Tahun Prabowo Subianto, di Hambalang, Bogor, yang kemudian diunggah di laman Facebook-nya, pada Ahad, 30 Desember 2018. Menurut Prabowo, masalah itu membuat kualitas layanan di rumah sakit terabaikan sehingga rumah sakit menggunakan satu selang cuci darah untuk banyak pasien.

    "Saya dapat laporan di RSCM ada alat pencuci ginjal, harusnya itu punya saluran-saluran dari plastik, dari karet, dari alat-alat dipakai satu orang satu kali. Saya dengar di RSCM hari ini dipakai 40 orang," kata Prabowo saat itu.

    Simak: PSI: Poligami Lebih Banyak Mudarat Ketimbang ...

    Menurut Prabowo, orang sakit ginjal yang bergantung hidup dari pencucian darah, bisa mendapat macam-macam penyakit jika selang dipakai banyak orang. "Bisa kena hepatitis A, B, C, malaria, HIV. Bayangkan. Ini menurut saya, negara kita ini gagal melayani rakyat."

    RSCM membantah pernyataan Prabowo. "Pelayanan pasien di RSCM selalu mengutamakan mutu. Pelayanan hemodialisis (cuci darah) di RSCM menggunakan  selang dan dialiser satu kali pakai (single use)," ujar Direktur utama RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, dr. Lies Dina Liastuti lewat keterangannya pada Rabu, 2 Januari 2019. PSI menganggap pernyataan Prabowo sangat berlebihan atau lebay.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.