Satgas Sebut Ada Potensi Tersangka Baru di Kasus Mafia Skor Bola

Reporter

Editor

Amirullah

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo saat menggelar konferensi pers insiden penembakan Sulawesi Tengah, di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 31 Desember 2018 (Andita Rahma)

TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas Antimafia Bola Polri tak menutup kemungkinan akan menetapkan tersangka baru dalam kasus mafia skor bola yang dianggap janggal di beberapa lapis liga sepak bola Indonesia.

Baca: Kasus Mafia Skor Bola, Polisi Periksa Direktur PT LIB Hari Ini

"Minggu depan sudah ada peningkatan beberapa kasus dari penyelidikan ke penyidikan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan sudah ada beberapa tersangka yang akan ditetapkan," ucap kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat, 4 Januari 2018.

Saat ini Satgas Antimafia Bola Polri fokus mengusut skandal pengaturan skor di level Liga 3 Indonesia. Namun tidak menutup kemungkinan, penyidikan akan meluas hingga dugaan match fixing di Liga 2, Liga 1, bahkan di level kompetisi internasional.

"Liga 3 ini pintu untuk membongkar seluruh jaringan mafia ini. Secara cepat di Liga 3 karena Liga 3 alat buktinya sudah cukup membongkar pengaturan skor. Penyidik sudah punya timeline dan target-target juga," kata Dedi.

Baca: Polisi Gandeng PPATK Usut Aliran Dana Kasus Mafia Skor Bola

Hingga saat ini, Satgas Antimafia Bola Polri telah menerima 267 laporan dan aduan masyarakat terkait skandal pengaturan skor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 laporan tengah ditindaklanjuti ke tahap penyelidikan.

Dalam perkara ini, Polri telah menahan empat orang tersangka. Mereka adalah Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Ling En serta dua orang lain yaitu mantan Komisi Wasit, Priyanto dan anaknya, Anik.

Para tersangka akan dijerat Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penipuan, Pasal 5 Jo. Pasal 12 huruf a dan b Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).






Tragedi Kanjuruhan, Ini Kronologis Permohonan Pemajuan Jadwal Pertandingan dan Pembatasan Tiket

7 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, Ini Kronologis Permohonan Pemajuan Jadwal Pertandingan dan Pembatasan Tiket

Tempo mendapatkan dokumen yang menguak kisruh soal permohonan pemajuan jadwal pertandingan dan pembatasan tiket sebelum Tragedi Kanjuruhan terjadi.


Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Pengamat Hukum: Polisi, PSSI, hingga Panpel Bisa Dipidana

11 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Pengamat Hukum: Polisi, PSSI, hingga Panpel Bisa Dipidana

Pengamat menilai PSSI, panitia pertandingan hingga aparat kepolisian bisa dipidana dalam Tragedi Kanjuruhan.


PSSI Setop Kompetisi Liga 1 Hingga Waktu yang Tak Ditentukan

13 jam lalu

PSSI Setop Kompetisi Liga 1 Hingga Waktu yang Tak Ditentukan

Sekjen PSSI menyatakan tim investigasi tragedi Kanjuruhan sedang bekerja dan kompetisi Liga 1 dihentikan sampai batas waktu yang tak ditentukan.


PSSI Sebut AFC Setuju Kualifikasi Piala AFC U-17 Tetap Berjalan

14 jam lalu

PSSI Sebut AFC Setuju Kualifikasi Piala AFC U-17 Tetap Berjalan

Kualifikasi Piala AFC U-17 2023 tetap berjalan usai tragedi Kanjuruhan. Indonesia menjadi tuan rumah Grup B.


Seperti Liga 1, Liga 2 juga Dihentikan Sementara Usai Tragedi Kanjuruhan

16 jam lalu

Seperti Liga 1, Liga 2 juga Dihentikan Sementara Usai Tragedi Kanjuruhan

Sebelumnya hanya Liga 1 yang diberhentikan, tetapi Liga 2 akhirnya juga diputuskan dihentikan sementara, menyusul terjadinya Tragedi Kanjuruhan.


Wali Kota Gibran Ajak Suporter Persis Solo Belajar dari Tragedi Kanjuruhan

17 jam lalu

Wali Kota Gibran Ajak Suporter Persis Solo Belajar dari Tragedi Kanjuruhan

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka berharap tragedi Kanjuruhan tidak terulang di kompetisi sepak bola Indonesia.


Mahfud Md Minta Polri Tetapkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan 2-3 Hari

18 jam lalu

Mahfud Md Minta Polri Tetapkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan 2-3 Hari

Pemerintah memberi santunan korban meninggal tragedi Kanjuruhan Rp 50 juta.


Tragedi Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur LIB dan Ketua PSSI Jawa Timur

18 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur LIB dan Ketua PSSI Jawa Timur

Dedi berujar hingga sore ini, korban meninggal akibat tragedi Kanjuruhan berjumlah 125 orang.


PSSI Sebut Liga 1 dan Liga 2 Dihentikan, Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Tetap Digelar tapi Tertutup

19 jam lalu

PSSI Sebut Liga 1 dan Liga 2 Dihentikan, Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Tetap Digelar tapi Tertutup

PSSI saat ini terus berkomunikasi dengan FIFA setelah terjadinya Tragedi Kanjuruhan.


Buntut Tragedi Kanjuruhan, Komisi X DPR Desak Liga 1 hingga Liga 3 Dihentikan Sementara

19 jam lalu

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Komisi X DPR Desak Liga 1 hingga Liga 3 Dihentikan Sementara

Komisi X DPR meminta pemerintah untuk melakukan investigasi atas tragedi Kanjuruhan dan harus ada yang bertanggung jawab.