Gempa 4,9 SR di Pesisir Barat Lampung Tak Berpotensi Tsunami

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. shutterstock.com

    Ilustrasi gempa. shutterstock.com

    TEMPO.CO, BANDUNG - Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,9 mengguncang wilayah pesisir barat Lampung. Waktu kejadian Rabu malam, 2 Januari 2019 pukul 20.40 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa yang terasa oleh warga itu tidak berpotensi tsunami.

    Simak: Awal Tahun 2019, Kepulauan Talaud Diguncang Gempa Magnitudo 5

    Hasil analisis BMKG menunjukkan koordinat episenter atau titik sumber gempa berada pada koordinat 6,47 LS dan 103,69 BT. "Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 144 kilometee barat daya pesisir barat Lampung," kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan Joko Siswanto lewat siaran pers, Rabu 2 Januari 2019.

    Gempa itu berkedalaman 27 kilometer. Berdasarkan hasil analisis pada peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan laporan dari masyarakat, gempabumi dirasakan di daerah Liwa, Kabupaten Lampung Barat. Skala intensitasnya berkisar I-II MMI. "Namun demikian hingga saat ini belum ada laporan adanya kerusakan," ujarnya.

    Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempabumi ini merupakan gempabumi kedalaman dangkal. "Penyebab gempa akibat aktivitas subduksi pergerakan Lempeng Indo-Australia yang menyusup di bawah Lempeng Eurasia," kata Joko.

    BMKG meminta masyarakat di daerah Lampung agar tetap tenang karena gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.