Letjen TNI Doni Monardo Besok Dilantik Jadi Kepala BNPB

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto melantik Mayor Jenderal Doni Monardo sebagai menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional(Wantannas) di kantor Menko Polhukam, Jakarta, 6 April 2018. Foto: Humas Kemenko Polhukam

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto melantik Mayor Jenderal Doni Monardo sebagai menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional(Wantannas) di kantor Menko Polhukam, Jakarta, 6 April 2018. Foto: Humas Kemenko Polhukam

    TEMPO.CO, Jakarta - Letnan Jenderal TNI Doni Monardo bakal dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB yang baru di Istana Negara besok.

    Baca juga: Alasan Jokowi Pilih Willem Rampangilei sebagai Kepala BNPB

    "Besok Pak Doni dilantik sebagai Kepala BNPB," kata Juru Bicara Presiden, Johan Budi, melalui pesan singkat pada Selasa, 1 Januari 2019. Pelantikan akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi karena BNPB merupakan lembaga setingkat kementerian.

    Doni Monardo menggantikan Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei yang telah menjabat sebagai Kepala BNPB sejak September 2015.

    Johan menyatakan pelantikan Doni akan dilaksanakan besok. Berdasarkan undangan pelantikan yang tersebar, acara akan digelar di Istana Negara pada Rabu, 3 Desember 2018 pukul 09.00 WIB.

    Johan menyatakan tak tahu alasan di balik pencopotan Kepala BNPB Willem Rampangilei tersebut. Staf Ahli Presiden, Adita Irawati, juga menyatakan tak mengetahui alasan penggantian Kepala BNPB. "Kami tidak memiliki informasi soal itu," ujarnya.

    Doni Monardo merupakan Sekjen Dewan Pertahanan Nasional. Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Danjen Koppasus dan Pangdam Pattimura.

    Baca juga: Kepala BNPB: Indonesia Harus Punya Sistem IT Bencana

    Seperti diketahui, Willem Rampangilei dilantik Presiden Jokowi sebagai Kepala BNPB pada 7 September 2018. Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan Willem dipilih karena pengalamannya. “Pertimbangan kompetensi, pengalaman di bidang itu,” kata Pratikno, di kompleks Istana, Senin, 7 September 2015.

    Willem yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi I di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu menggantikan Syamsul Maarif. Pratikno menuturkan, Syamsul diganti karena sudah terlalu lama menjabat. Dia memimpin BNPB sejak 2008.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.