Politikus PDIP: Jokowi - Prabowo Berkawan Baik Meski Bersaing

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua calon presiden, Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto, bergandengan dalam acara Deklarasi Kampanye Damai di halaman Tugu Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, 23 September 2018. Dua pasangan capres dan cawapres hingga para pejabat hadir mengenakan pakaian adat dalam acara yang bertema

    Dua calon presiden, Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto, bergandengan dalam acara Deklarasi Kampanye Damai di halaman Tugu Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, 23 September 2018. Dua pasangan capres dan cawapres hingga para pejabat hadir mengenakan pakaian adat dalam acara yang bertema "Kampanye Anti-Politisisasi SARA, Hoax, dan Politik Uang" tersebut. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maruarar Sirait mengatakan tak tertutup kemungkinan Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo Subianto bersatu di dalam pemerintahan. Maruarar mengatakan keduanya berkawan baik kendati sedang bertarung di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

    Baca: Politikus PDIP Sebut Ada Kemungkinan Jokowi dan Prabowo Bersatu

    "Jadi Jokowi dan Prabowo itu bukan tidak mungkin setelah pilpres nanti mereka dalam satu pemerintahan yang sama," kata Maruarar di Restoran Pulau Dua, Jakarta, Ahad, 30 Desember 2018.

    Maruarar mengungkit pengalaman Pilpres 2014. Kendati dinyatakan kalah dan sempat menggugat ke Mahkamah Konstitusi, Prabowo akhirnya menghadiri pelantikan Jokowi.

    Maruarar mengklaim mendengar cerita Jokowi yang berniat mengundang Prabowo secara langsung saat itu. "Dia datang sendiri ketemu Pak Prabowo mengundang, dengan jiwa besar juga Pak Prabowo hadir di Gedung MPR dan dihargai oleh Pak Jokowi," ujarnya.

    Maruarar juga menyinggung sejumlah pertemuan Jokowi dan Prabowo setelah pilpres 2014. Jokowi pernah menyambangi Prabowo di rumahnya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Keduanya menyantap nasi goreng dan berkuda bersama. Sebaliknya, Prabowo melakukan kunjungan balasan ke Istana Negara.

    Simak: Hadiri Perayaan Natal, Jokowi Sampaikan Pesan Soal Persatuan

    Menurut Maruarar, Jokowi dan Prabowo telah memberikan contoh baik ihwal persatuan dan kebhinekaan di Pilpres 2019. Dia meminta semua pihak untuk tak terpecah akibat Pilpres. Maruarar juga mengimbau agar tak ada isu SARA yang digunakan demi memenangi pilpres. "Kalau mau menang jangan pakai isu SARA,  kalau mau menang kerja yang berintegritas," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.