Ridwan Kamil: Masjid Harus Dijadikan Aktivitas Umat

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, melaksanakan Shalat Subuh Keliling berjamaah, di Masjid Al Irsyad, kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Minggu, 30 Desember 2018.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, melaksanakan Shalat Subuh Keliling berjamaah, di Masjid Al Irsyad, kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Minggu, 30 Desember 2018.

    INFO JABAR - Kegiatan Subuh Keliling terus dilakukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kali ini ia melaksanakan shalat subuh keliling berjamaah di Masjid Al Irsyad, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Minggu, 30 Desember 2018.

    Saat mengisi cermah subuh, Emil, sapaan akrabnya, menyerukan bahwa masjid harus dijadikan sebagai pusat aktivitas umat. Hal itu sejalan dengan misi pembangunan "Jawa Barat Juara Lahir dan Batin." Sebagai pusat aktivitas umat, masjid harus menjadi sarana pembentukan karakter, sarana pembinaan dan pembangunan beragam aspek, termasuk ibadah muamalah yang berdimensi sosial.

    "Juara maksudnya, kita harus jadi bangsa yang kompetitif. Bangsa yang kompetitif, anak-anaknya harus lebih pintar dari orang tuanya, harus lebih sehat dan lebih saleh dan soleha dari kedua orang tuanya," kata Gubernur Emil.

    Ia bercerita pengalamannya tinggal di luar negeri selama kurang lebih tujuh tahun. Emil pernah tinggal di Amerika Serikat, Hongkong, dan Singapura. Menurut dia, negara-negara tersebut maju, atau mampu "juara" secara intelektual, teknologi, maupun infrastruktur, tetapi kehilangan nilai-nilai moral dan kemasyarakatan.

    Oleh karena itu, Emil mengajak warga Jawa Barat untuk bersyukur atas berbagai nikmat dan hidayah yang diberikan Allah SWT, sehingga nilai-nilai moral, dan sosial kemasyarakatan masih dimiliki masyarakat Indonesia pada umumnya. Tinggal bagaimana menselaraskan antara prestasi fisik, infrastruktur, dengan kemajuan sumber daya moral akhlak manusianya.

    "Sehingga bagaimana kita merekayasa masa depan demi mengejar Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur, yaitu negeri yang aman, damai, makmur yang menjadi impian semua umat," ujar Emil.

    Masjid Al Irsyad Kota Baru Parahyangan yang dikunjungi Emil merupakan karya arsitekturnya sendiri. Masjid itu dibangun pada 7 September 2009 dan diresmikan pada 27 Agustus 2010. Emil sudah melaksanakan program- program Subuh Keliling atau disingkat Subling sejak dirinya menjadi Wali Kota Bandung. Kini program itu menjadi salah satu dari program keumatan Gubernur Jabar. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.