Pantau Pengungsi Tsunami di Gunung, Tim Evakuasi akan Pasang CCTV

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan korban bencana tsunami bertahan di lokasi pengungsian di lapangan fulsal di Labuan, Pandeglang, Banten, Selasa, 25 Desember 2018. Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, jadi salah satu wilayah yang terdampak tsunami di Selat Sunda. TEMPO/Subekti.

    Ratusan korban bencana tsunami bertahan di lokasi pengungsian di lapangan fulsal di Labuan, Pandeglang, Banten, Selasa, 25 Desember 2018. Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, jadi salah satu wilayah yang terdampak tsunami di Selat Sunda. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Pandeglang - Tim evakuasi gabungan akan melakukan pemasangan 10 kamera pemantau atau CCTV di sejumlah titik di pesisir Pandeglang guna mengawasi pengungsi korban tsunami Selat Sunda di atas gunung.

    "Kami ingin mengetahui pemantauan pengungsi yang tinggal di atas gunung itu," kata Komandan Distrik Militer 0601 Letnan Kolonel Inf Fitriana Nur Heru Wibawa saat menggelar rapat koordinasi di posko terpadu penanggulangan bencana tsunami di Labuan, Jumat, 28 Desember 2018.

    Baca: BNPB: Potensi Tsunami Akibat Gunung Anak Krakatau Masih Ada

    Pemasangan kamera CCTV tersebut, kata Heru, untuk mengetahui kondisi pengungsi korban tsunami yang tinggal di atas gunung. Sebagian masyarakat Pandeglang yang khawatir tsunami susulan memilih mengungsi ke atas gunung. Misalnya, kata Heru, masyarakat Tanjung Lesung kini mengungsi di atas gunung.

    Mereka mengungsi ke atas gunung karena permukiman dan kawasan wisata Tanjung Lesung masuk kategori terparah akibat terjangan tsunami. "Saya yakin warga Tanjung Lesung merasa trauma dan ketakutan,sehingga lebih nyaman mengungsi di atas gunung," kata Heru.

    Baca: Krakatau Siaga, Ribuan Masyarakat Pandeglang Diungsikan ke Bukit

    Menurut Heru, pemasangan kamera CCTV bisa dipasang di menara-menara operator atau BTS. Pemasangan kamera CCTV itu nantinya mengawasi pergerakan di pengungsian yang dipantau oleh Kepolisian Daerah (Polda) Banten di Hotel Wira, Kecamatan Carita. "Kamera pemantauan bisa melihat langsung perkembangan pengungsi di atas gunung untuk mengurangi korban," kata dia.

    Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita memang mengarahkan warganya untuk mengungsi ke bukit dan pegunungan. "Masyarakat sudah kami ungsikan ke bukit-bukit, pegunungan, karena BMKG telah menaikkan status Gunung Anak Krakatau," kata dia saat ditemui di kantornya, Jumat. Irna mengatakan beberapa tenda pengungsian berukuran besar telah didirikan dengan dilengkapi dengan dapur umum dan tim medis. Adapun jumlah pengungsi tsunami Selat Sunda di Pandeglang yang terdampak tsunami berjumlah sekitar 28 ribu orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.