KPAI: Guru Jadi Pelaku Kekerasan Seksual Terbanyak di Sekolah

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisioner KPAI Retno Listyarti (tengah) dan Ketua IJTI Yadi Hendriana (kanan) dalam Diskusi Publik 'Peliputan dan Pemberitaan Media Tentang Anak' di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, 12 April 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Komisioner KPAI Retno Listyarti (tengah) dan Ketua IJTI Yadi Hendriana (kanan) dalam Diskusi Publik 'Peliputan dan Pemberitaan Media Tentang Anak' di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, 12 April 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan kekerasan seksual terhadap anak paling banyak terjadi di lingkungan sekolah. Guru di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama menjadi pelaku terbanyak.

    Baca juga: Komnas Perempuan Beberkan Alasan Angka Kekerasan Seksual Naik

    Komisaris KPAI Retno Listyarti mengatakan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, dan Dinas Pendidikan harus membuat program edukasi kepada siswa untuk mencegah kasus seperti ini. "Edukasi tentang kesehatan reproduksi," katanya di Kantor KPAI, Jakarta, Kamis, 27 Desember 2018.

    Retno mengatakan, siswa harus memahami bahwa ada bagian tertentu di tubuhnya yang tidak boleh disentuh siapapun. "Jika ada orang dewasa yang mencoba atau bahkan menyentuhnya maka harus berani bicara atau mengadu kepada orangtuanya," kata dia.

    KPAI juga meminta masyarakat lebih peka dengan keadaan sekitar. Di beberapa kasus kekerasan seksual, guru menggunakan alasan nilai dan membawa anak didiknya ke rumah. Bagi orangtua, hal tersebut mungkin nampak wajar. Namun Retno mengingatkan agar orangtua waspada.

    Baca juga: Puan Maharani Minta DPR Bahas RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

    Sepanjang 2018, KPAI juga menemukan kasus yang tak biasa. Pasalnya, korban kekerasan seksual tak hanya dialami murid perempuan melainkan juga murid laki-laki. "Tren 2018 justru murid laki-laki lebih rentan menjadi korban dibandingkan murid perempuan," ujar Retno.

    KPAI mencatat, ada 177 korban kekerasan seksual. Sebanyak 135 korban di antaranya merupakan korban laki-laki. Sementara 42 orang lainnya adalah perempuan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.