Kapolri: Keluhkan Jumlah Polwan di Indonesia Masih Sedikit

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Istri Kapolri Tri Tito Karnavian (tengah) sekaligus ketua pengurus besar Bhayangkari memberikan penghargaan kepada Polwan berprestasi saat upacara Hari Ulang Tahun ke-70 Polwan Republik Indonesia di Monas, Jakarta Pusat, 3 September 2018. Tempo/Fakhri Hermansya

    Istri Kapolri Tri Tito Karnavian (tengah) sekaligus ketua pengurus besar Bhayangkari memberikan penghargaan kepada Polwan berprestasi saat upacara Hari Ulang Tahun ke-70 Polwan Republik Indonesia di Monas, Jakarta Pusat, 3 September 2018. Tempo/Fakhri Hermansya

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian mengeluhkan masih minimnya jumlah anggota polisi wanita atau polwan Indonesia. Hingga saat ini, hanya ada 36.595 polisi wanita atau 8,3 persen dari jumlah total anggota Polri. 

    "Saya pribadi belum puas dengan angka ini. Menurut saya belum bisa menggambarkan prinsip equality emansipasi," kata Tito dalam acara rilis Polri akhir tahun di Ruang Rupatama Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis, 27 Desember 2018.

    Baca: Di hadapan Iriana Jokowi, Belasan Polwan ...

    Peran personel polisi wanita dinilai penting. Polisi wanita, ujar Tito, cenderung lebih mudah mendekati saksi, korban, ataupun tersangka saat melakukan proses hukum. "Apalagi polisi wanita lebih bisa kebal terhadap budaya koruptif."

    Jumlah anggota Polri pada 2018 sebanyak 443.379 personel, naik 186 orang dari tahun sebelumnya 443.193 personel. Pada 2019, Tito berencana menambah jumlah rekrutmen polisi wanita.

    Baca: Atraksi Para Polisi Wanita dalam HUT Polwan Ke-70

    "Perlu adanya kenaikan rekrutmen polwan,” kata Tito. Apalagi, jumlah penduduk perempuan juga banyak.

    Berdasarkan proyeksi pertumbuhan penduduk Badan Perencanaan Pembangunan Nasioal, Badan Pusat Statistik dan United Nations Population Fund jumlah penduduk Indonesia pada 2018 sebanyak 131,88 juta jiwa berjenis kelamin perempuan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.