Kubu Jokowi: Banyak yang Menanyakan Keistiqomahan Amien Rais

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais menghadiri acara Ijtima' Ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais menghadiri acara Ijtima' Ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf membantah bahwa lima pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) yang mendesak Amien Rais mundur, mendukung pasangan calon Joko Widodo-Ma'ruf Amin di pemilihan presiden atau Pilpres 2019. 

    Baca: PAN Sarankan Pendiri Partai Kangen-kangenan dengan Amien Rais

    "Saya kira para tokoh tersebut independen dan belum pernah mereka mengekspresikan dukungan kepada Jokowi - Ma'ruf," kata Wakil Sekretaris TKN, Raja Juli Antoni saat dihubungi Tempo pada Kamis, 27 Desember 2018.

    Kelima tokoh tersebut adalah Advokat senior Albert Hasibuan, mantan Penasihat Wakil Presiden Abdillah Toha, sastrawan Goenawan Mohamad, penyair dan tokoh budaya Toety Heraty, dan eks aktivis Zumrotin.

    Mereka melayangkan surat terbuka untuk Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. Surat itu berisi usulan agar Amien mundur dari politik praktis dan menyerahkan PAN kepada generasi penerus.

    Mereka menilai Amien kini semakin eksklusif di dalam sikap dan pernyataan politiknya, menggunakan agama sebagai alat politik, dan malah berkomplot dengan partai yang mengusung narasi orde baru.

    Menurut Antoni, pernyataan lima tokoh tersebut disampaikan secara objektif alias tidak berpihak. "Semua tahu bahwa secara historis, Pak Amien pernah berhadapan dengan Prabowo pada orde baru. Pak Prabowo mati-matian membela Soeharto, Pak Amien sebaliknya. Jadi wajar kalau banyak yang bertanya tentang keistiqomahan Pak Amien," ujar Antoni.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan partainya menghormati kelima orang yang melayangkan surat tersebut. Namun, dia juga meminta mereka menghormati posisi PAN yang mendukung Amien.

    Eddy juga menyebut kelima orang itu mendukung pasangan calon Jokowi - Ma'ruf di Pilprss 2019. Sedangkan, PAN mengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. "Mereka adalah pendukung paslon yang tidak diusung DPP PAN. Saya pribadi akan mengabaikan imbauan mereka," kata Eddy kepada Tempo, Rabu, 26 Desember 2018.

    Simak: Empat Poin Pendiri PAN Desak Amien Rais Mundur

    Albert Hasibuan enggan berkomentar ihwal perbedaan dukungan di pemilihan presiden 2019 antara lima orang pendiri Partai Amanat Nasional dan Dewan Pimpinan Pusat PAN saat ini dan Amien Rais. "Kami tidak masuk ke situ ya. Tidak berkomentar," kata Albert di rumahnya, Jalan Mirah Delima, Permata Hijau, Jakarta Selatan, Rabu, 26 Desember 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Undang-Undang Pemberantasan Terorisme Berlaku, 375 Ditangkap

    Sejak pemberlakuan Undang-Undang Pemberantasan Terorisme yang baru pada Mei 2018, kepolisian menangkap ratusan orang yang diduga terlibat terorisme.